Unduh Aplikasi

PEMENANG LOMBA CIPTA LOGO DAN MASKOT POPDA BELUM TERIMA HADIAH

Kadisparbudpora Aceh Barat: Kami Kekurangan Anggaran

Kadisparbudpora Aceh Barat: Kami Kekurangan Anggaran
Spanduk pengumuman desain logo dan maskot POPDA Aceh ke XVI tahun 2020. Foto: Ist

ACEH BARAT - Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Aceh Barat mengakui belum memberikan hadiah cipta logo dan maskot yang disiapkan untuk event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Aceh ke XVI yang akan diselenggarakan di kabupaten berjuluk Bumi Teuku Umar itu.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Aceh Barat, M Ali Taufik, mengaku alasan belum memberikan hadiah sebesar Rp 3,5 juta itu untuk pemenang karena kekurangan anggaran.

“Setelah saya koordinasi dengan Budi, Kabid (Kepala Bidang-red) Pemuda Olahraga sekarang ada pergeseran-pergeseran anggaran dan menunggu pengesahan itu. Mungkin dua minggu lagi selesai. Karena untuk kegiatan Popda itukan anggarannya kurang,” kata M Ali Taufik, kepada AJNN, Senin (9/3).

Dikatakannya, untuk penyelenggaraan pesta olahraga untuk pelajar Se-Aceh itu, Pemkab Aceh Barat hanya menyediakan anggaran sebesar Rp 3 miliar, dan setelah ditelaah kembali ternyata anggaran tersebut tidak mencukupi.

Bahkan, kata Ali, kekurangan anggaran untuk kegiatan itu mencapai Rp 3 miliar. Akibat besarnya kekurangan anggaran tersebut, pihaknya terpaksa mencoret beberapa event.

“Jadi untuk mencukupi anggaran, ada kegiatan-kegiatan lain yang mendukung Popda kami alihkan ke Popda semua, dan kegiatan lain itu kami nol kan semua. Namun saya juga belum tahu percis kegiatan apa saja yang kami alihkan nantinya,” kata Ali.

Baca: Pemenang Lomba Cipta Logo dan Maskot POPDA XVI Belum Terima Hadiah

Pengalihan anggaran tersebut merupakan kegiatan yang membutuhkan anggaran kecil. Menurutnya pengalihan anggaran tersebut saat ini sedang dilakukan pembahasan dengan keuangan.

Namun, kata dia, jika nantinya pengalihan itu bertubrukan dengan aturan lantaran pengalihan dilakukan tanpa adanya pembahasan dengan Dewan perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), maka pengalihan tersebut tidak akan dilakukan.

"Kekurangan Rp 3 miliar itu termasuk untuk persiapan atlit Aceh Barat dan semua-semuanya. Untuk atlit kabupaten lain ditanggung kabupaten masing-masinglah,” ucapnya.

"Pemerintah Provinsi tidak memberikan dukungan anggaran, hanya menanggung peralatan dan kebutuhan bahan lainnya yang tidak dimiliki tuan rumah," tambahnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...