Unduh Aplikasi

Kadis DPMK Aceh Tenggara: Hanya Rp 18 Juta yang Disetorkan ke Puskulatif 

Kadis DPMK Aceh Tenggara: Hanya Rp 18 Juta yang Disetorkan ke Puskulatif 
Potongan surat Puskulatif yang menetapkan biaya bimtek Rp 4,5 juta. Foto: Dok AJNN

ACEH TENGGARA - Sebayak 330 desa di Kabupaten Aceh Tenggara akan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di  Medan, Sumatera Utara, pada tangal 16 s/d 27 Oktober  nantinya.

Masing-masing desa mengalokasi anggaran untuk mengikuti bimtek tersebut dengan besaran Rp 23 juta, yang bersumber dari dana desa.

Kegiatan tersebut, setiap desa sebanyak empat orang, terdiri dari kepala desa dan perangkat desa. Kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap, dimana pertama sebayak 440 orang dari 110 desa.

Kegiatan itu digelar di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan, yang dilaksanakan oleh pihak ketiga Puskulatif, lebaga yang ditujuk oleh Kemendagri.

Namun, AJNN menemukan surat terbaru yang dikirimkan Puskulatif kepada kepala desa/penghulu kute, sekretaris dan bendahara kute serta ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD).  

Surat tersebut dikirim pada tanggal 6 Maret 2020 yang diteken langsung oleh Direktur Eksekutif Puskulatif, Zaenal Abidin, SE, dengan perihal undangan prioritas pelaksanaan bimtek khusus percepatan, penataan kewenangan desa, kabupaten/kota dan desa. 

Baca: Puskulatif Tetapkan Biaya Bimtek Rp 4,5 Juta 

Menariknya dalam surat itu, Puskulatif hanya menetapkan biaya setiap peserta hanya Rp 4,5 juta, sudah termasuk akomodasi hotel selama 4 hari 3 malam, konsumsi, modul, seragam, tas dan sertifikat serta narasumber yang kompeten.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kute (DPMK) Kabupaten Aceh Tenggara Jamrin Desky mengatakan memang setiap desa menaggarkan dana sebesar Rp 23 juta, namun yang dikirimkan ke Puskulatif hanya Rp 18 juta.

Selebihnya, kata Jamrin sebanyak Rp 5 juga akan digunakan untuk keperluan transport, makan minum serta uang saku untuk empat.

“Dana selebihnya itu akan dipertanggung jawabkan oleh kepala desa masing-masing, yang disetor ke pihak ketiga tetap Rp 18 juta,” ungkapnya.

|JAPARUDIN

Komentar

Loading...