Unduh Aplikasi

Kadinkes: Aceh Utara Harus Bebas Pasung

Kadinkes: Aceh Utara Harus Bebas Pasung
ilustrasi. Foto: Ist

ACEH UTARA- Dinas Kesehatan Aceh Utara berkomitmen mewujudkan Aceh Utara sebagai kabupaten bebas pasungan bagi penderita gangguan kejiwaaan. Pasalnya hingga akhir tahun 2017, jumlah penderita gangguan jiwa mencapai angka 2.452 orang. 34 diantaranya ditemukan terpasung.

"Sejak tahun lalu kita sudah canangkan Aceh Utara bebas pasung. Dari 34 kasus pasungan yang kita tangani, 23 diantaranya sudah dilepas dan mendapatkan perawatan. Bahkan sebagian besarnya sudah kembali ke masyarakat," ujar dr. Machrozal, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara saat dikonfirmasi AJNN, Selasa, (16/1).

Menurut Machorzal, rata-rata kasus pemasungan disebabkan karena pihak keluarga sudah kewalahan menjaga penderita gangguan jiwa dan sering meresahkan masyarakat.

"Karena sudah kewalahan, dan sangat mengganggu di lingkungannya. Alasan lain  juga karena keterbatasan biaya membawa rawat pasien ke rumah sakit maka diambil jalan pintas dengan cara dipasung, ungkapnya.

Sebagian besar kasus pasung lainnya karena gangguan mental. Ini memang yang agak sulit ditangani. Kadang juga ada kasus pihak keluarga yang tidak mengizinkan pasien gangguan jiwa dievakuasi ke rumah sakit, cukup dijaga dirumah.

"Kita terus berusaha memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Jika ada anggota keluarga mereka yang menderita gangguan jiwa agar bisa dibawa ke rumah sakit, tidak lagi dipasung," sebut Machrozal.

Terkait tingginya angka penderita gangguan jiwa, Kadinkes mengatakan masalah utama disebabkan faktor penyalahgunaan narkoba.

"Narkoba jadi penyumbang tertinggi seseorang mengidap gangguan jiwa. Selain itu faktor kemiskinan (tekanan hidup) atau ekonomi. Selebihnya baru faktor lain seperti rumah tangga," imbuhnya.

Komentar

Loading...