Unduh Aplikasi

Kadinkes Aceh: Semua Persyaratan untuk Hemodialisa RSU Meuraxa Sudah Memenuhi Syarat

Kadinkes Aceh: Semua Persyaratan untuk Hemodialisa RSU Meuraxa Sudah Memenuhi Syarat
RSUD Meuraxa. Foto: Net

BANDA ACEH - Layanan instalasi hemodialisis/cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa, Banda Aceh, sejak awal April 2018. Alasan tutupnya instalasi tersebut karena penanggungjawabnya sedang melanjutkan pendidikan. Selain itu, juga berkembang isu bahwa pelayanan cuci darah di RS Meuraxa belum memiliki izin dari Dinas Kesehatan.

Menanggapi isu itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif yang dikonfirmasi AJNN, Selasa (11/5) menyebutkan untuk rumah sakit Meuraxa sudah sesuai aturan dan perizinan terpadu kota sudah boleh mengeluarkan izin.

"Karena syaratnya tidak perlu rekomendasi Dinkes Provinsi," kata dr Hanif via WhatsApp kepada AJNN.

Baca: Prof Maimun Sukri: Tanya Aja Mereka, Saya Tidak Bisa Kasih Tahu Dapur Orang

Dikatakan Hanif, pihaknya sudah visitasi semua persayaratan yang dibutuhkan untuk hemodialisa RSU Meuraxa sudah memenuhi syarat.

Penelusuran AJNN, dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 812 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Dialisis pada Fasilitas Kesehatan pasal 3 ayat 1 disebutkan setiap penyelenggaraan hemodialis harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan. Selajutnya pada ayat 2 dijelaskan, persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi sarana dan prasarana, peralatan, serta ketenagaan.

Kemudian pada ayat 8 ayat 1 Permen nomor 812 itu disebutkan, Izin penyelenggaraan unit pelayanan dialisis melekat dan menjadi bagian dari izin penyelenggaraan Rumah Sakit.

Baca: Pernefri Tak Keberatan RS Meuraxa Buka Layanan Cuci Darah, Namun Belum Berjalan, Siapa Bermain?

Selanjutnya, pada ayat dua disebutkan bahwa penyelengggaraan unit pelayanan dialisis di Rumah Sakit yang merupakan pengembangan pelayanan setelah beroperasinya rumah sakit harus terlebih dahulu mendapat izin Dinas Kesehatan kabupaten Kota. Pada ayat tiga kemudian dijelaskan, izin sebagaimana dimaksud pada ayat 2 diberikan setelah memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman yang dihubungi AJNN menyebutkan pihaknya sudah mengeluarkan izin unit pelayanan Dialisis untuk RS Meuraxa.

"Nanti Senin setelah lebaran kita bicarakan kembali ya, karena semua sudah pulang, bulan puasa jadwalnya jam 15,00 sudah pulang semua," jawabnya saat dikonfimasi lebih lanjut terkait dokumen perizinan.

Komentar

Loading...