Unduh Aplikasi

Kadin Aceh Barat Ajak Pedagang Terapkan Belanja Daring

Kadin Aceh Barat Ajak Pedagang Terapkan Belanja Daring
Ketua Kadin Aceh Barat, HT Ali Devi. Foto: ANTARA

ACEH BARAT - Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Aceh Barat berharap kepada pedagang agar bisa memanfaatkan peluang di tengah pandemi Coronavirus Disease (Covid 19) dengan membuka layanan belanja daring.

Ketua Kadin Aceh Barat, Teuku Ali Devi meminta pedagang tidak panik di balik mewabahnya Covid-19 ini, meski jumlah pengunjung di pasar menurun, akan tetapi pedagang diminta siap berinovasi lewat layanan belanja daring atau delevery order (pesan antar).

“Ini menurut saya adalah peluang yang harus ditangkap oleh para pedagang selama Covid-19 ini mewabah. Jadi pedagang bisa lakukannya dengan membuka pasar pesan antar atau delevery order,” kata Abi Devi—sapaan akrab Teuku Ali Devi, Sabtu (11/4).

Dengan sistem ini, kata dia, maka ibu-ibu rumah tangga atau konsumen lainnya juga bisa memperoleh barang tanpa harus ke pasar untuk berbelanja, sehingga lebih mudah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Dikatakannya, dengan sistem delevery order itu pula nantinya pedagang mampu menjaga konsumen mereka dengan meningkatkan kepercayaan mereka kepada konsumen lewat barang yang dijual.

Ia mencontohkan, misalnya ada pedagang ikan yang mendapatkan pesanan ikan dari konsumen, maka pedagang ikan tersebut mampu memenuhi ikan tersebut dengan ikan-ikan segar yang tersedia sesuai dengan jenis ikan dan harga, begitu juga dengan emak-emak pedagang sayur di pasar.

“Sebenarnya dengan sistem dilevery order inikan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat atau pemuda. Misalnya pemuda desa disekitar pasar yang tidak memiliki pekerjaan bisa dimanfaatkan jasanya sebagai kurir oleh para pedangang untuk mengatar barang pesanan konsumen,” kata dia.

Ditambahkan Abi Devi, untuk mekanisme pesan antar bisa saja menggunakan sistem rute misalnya ada konsumen yang memesan ikan di wilayah Lapang dan juga memesan sayur, maka nantinya kurir yang akan mengantarkan barang tersebut bisa sekaligus mengangkutnya.

Disebutkannya, untuk tidak memberatkan pembeli, maka pedagang di pasar tersebut yang menanggung biaya jasa kurir dengan sistem yang dapat disepakati sesama pedagang di daerah tersebut tanpa merugikan semua pihak.

Kadin Aceh Barat, kata dia, siap membantu dengan mensosialiasasikan nomor-nomor handphone para pedagang kepada masyarakat dengan menyebar relawan serta spanduk atau baliho yang di dalamnya tertera nomor para pedagang.

“Jadi dispanduk nantinya kami akan imbau masyarakat, misalnya mari berbelanja daring, sesuai dengan kebutuhan anda guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” sebutnya.

Komentar

Loading...