Unduh Aplikasi

Kader Protes Pengibaran Bendera Demokrat di Rumah Cabup

Kader Protes Pengibaran Bendera Demokrat di Rumah Cabup
Foto: Tempo
ACEH BARAT DAYA - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Demokrat Republik (PDRI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Iramaya mulai angkat bicara terkait dengan pengibaran bendera Demokrat di komplek kediaman salah seorang calon kandidat Bupati Abdya sejak dua pekan lalu.

"Saya selaku kader Partai Demokrat tidak setuju dengan pengibaran bendera demokrat di komplek salah satu calon bupati. Apalagi cabup tersebut bukan kader partai," ungkap Iramaya, Jum’at (11/3) di Blangpidie.

Iramaya yang juga Ketua Pemberdayaan Perempuan di DPC Partai Demokrat Abdya menambahkan, pengibaran bendera tersebut sangat tidak bisa ditolerir dan tidak bisa dimaafkan.

"Kami di Demokrat punya aturan dan mekanisme partai, setiap keputusan menyangkut dengan partai harus melalui musyawarah, ini justru tidak demikian, terkesan pengibaran bendera hanya sabotase," imbuh wanita yang akrap disapa Maya.

Bagi Maya, indikator untuk membesarkan sebuah partai bukanlah dengan cara mengibarkan sejumlah atribut partai di sepanjang jalan atau di rumah bakal calon bupati tertentu, akan tetapi jauh lebih penting bagaimana membangun silahturahmi, kesolidan sesama kader dan PAC.

"Sebenarnya jauh lebih penting bagaimana membesarkan partai dengan cara membangun kebersamaan sesama kader, sebab DPP itu ada, karena DPD begitu juga dengan DPC dan seterusnya. Bukan justru dengan-cara-cara lain yang berakibat pada perpecahan kader," tegasnya.

Ia berharap, akan lahir sebuah kebijakan yang nantinya memperkuat kembali persatuan sesama kader demokrat khususnya di Abdya umumnya di Indonesia, sebab sesuai dengan anjuran petinggi Partai demokrat, lebih baik membesarkan kader ketimbang kepada yang bukan kader.

Komentar

Loading...