Unduh Aplikasi

Kader PA Aceh Barat Ditipu Pedagang Olshop

Kader PA Aceh Barat Ditipu Pedagang Olshop
Screenshot status Facebook Murniati

ACEH BARAT - Bagi anda yang suka belanja online atau Online Shop ada baiknya berhati-hati sebelum membeli atau memesan barang, jika tidak mau ditipu seperti yang dialami oleh istri Almarhum Abu Nasir Waly, Pimpinan Pondok Pasantren Serambi Makkah Aceh Barat yakni Murniati.

Wanita yang juga pengurus dan kader Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Barat ini harus rela kehilangan uang senilai 789 ribu rupiah, akibat ulah nakal dari Olshop abal-abal tersebut.

Kasus penipuan yang dialami oleh Ummi Murni---sapaan akrab Murniati--berawal ketika ia membuka akun instagram (IG) miliknya, dan mendapati ada tawaran ambal produk impor dari Turki yang diposting oleh akun SakuraOlshop_Collection.

Menarik dengan warna, motif dan model ambal tersebut Murniati pun memesannya, dengan harapan dapat menghiasi ruang tamu rumahnya saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Namun sayang harapan membentang produk impor asal Turki itu hanya menjadi isapan jempol belaka, pasalnya barang yang dipesan sepuluh hari menjelang lebaran dan hingga kini tak kunjung sampai.

Kesal lantaran ditipu oleh Olshop tersebut, Ummi Murni pun memposting struk pengiriman uang kepada pemilik SakuraOlshop_Collection atas nama Aliet Sutrina, dengan nomor rekening 7036 6331 9400 Bank CIMB Niaga.

“Saya menarik melihat ambal itu, lalu saya komunikasikan lewat nomor WhatsApp yang tertera disitu yakni 088247493983. Saya tanya ongkos kirim katanya sembilan puluh ribu, saya pun terhipnotis dan memesannya apalagi sepuluh hari lagi menjelang lebaran,” kata Ummi Murni saat dikonfirmasi AJNN, Kamis, (13/6).

Karena tidak merasa ada yang ganjil apalagi dengan ukuran 3 meter x 2 meter ditawarkan seharga Rp 789 ribu sudah termasuk ongkos kirim merupakan harga lazim di pasaran, hanya saja kata Murniati, dirinya tertarik lantaran yang ditawarkan merupakan produk impor dari Turki. Keyakinan lainnya, kata dia, saat itu akun WA itu juga mengirimkan ambal dengan ukuran lebih besar, dan menawarkan untuk dipotong lalu dijahit pingiran yang dipotong.

Namun, saat itu dirinya minta barang yang telah ditentukannya, serta tidak perlu memotong yang baru, karena saling sepakat akhirnya ia pun mentransfer sejumlah

Setelah mentransfer uang senilai harga barang, lalu Ummi Murni mempertanyakan bukti resi pengiriman barang, karena sebagai konsumen ia merasa telah memenuhi kewajibannya. Namun sayangnya nomor WA atas nama SakuraOlshop itu tidak meresponnya.

“Sepuluh hari setelah itu saya juga kembali mempertanyakannya namun tetap tidak diresponnya, dan hingga kini barang tersebut juga tidak pernah sampai,” ungkap wanita yang juga pimpinan Yayasan Ummul Yatama Alwaliyah Serambi Mekkah itu.

Meski merasa telah ditipu, namun Ummi Murni mengaku tidak berniat melaporkan Olshop tersebut ke pihak Kepolisian karena Olshop tersebut beralamat di Bandung, dan lebih memilih memposting kasus yang dialaminya itu keakun media sosial facebook, sebagai peringatan kepada pengguna media sosial lainnya agar berhati-hati belanja di Olshop.

“Saya tidak laporkan polisi, karena pelakunya juga di Bandung. Saya Posting untuk mengingatkan pengguna facebook aja, biar berhati-hati belanja online supaya nggak tertipu,” imbuhnya.

Komentar

Loading...