Unduh Aplikasi

Kabid Pendapatan DPKKD Aceh Selatan Bantah Ruangan Kosong saat Jam Dinas

Kabid Pendapatan DPKKD Aceh Selatan Bantah Ruangan Kosong saat Jam Dinas
Kondisi Kantor DPKKD Aceh Selatan terlihat kosong. Foto diambil, Kamis (5/9) sekitar pukul 11. 00 WIB. Foto: Ist

BANDA ACEH - Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Kabupaten Aceh Selatan, membantah terkait informasi yang menyebutkan salah satu ruangan di dinas tersebut kosong tak berpenghuni, Kamis (5/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Bidang Pendapatan DPKKD Aceh Selatan, Miskar, membantah keras hal tersebut. Namun, disisi lain ia tak menampik bahwa sebagian dari staf di ruangan pendapatan keluar kantor, karena ada keperluan mendesak.

Baca: Hendak Bayar Retribusi, Kontraktor Dapati Ruangan di DPKKD Aceh Selatan Kosong

"Saya membantah itu, sebab ada petugas yang kami tinggalkan. Tidak mungkin ruangan kami kosong kan, sebab kami membidangi pelayanan," kata Miskar saat dihubungi AJNN melalui seluler, Kamis (5/9).

Ia juga mengatakan, sekitar pukul tersebut ia bersama stafnya, pergi ke rumah sakit untuk keperluan membesuk orang tua salah seorang stafnya yang sedang diopname.

"Tidak betul itu. Sebetulnya sebagian dari kami tadi ke rumah sakit," ujarnya membantah.

Namun ketika ditanya, terkait adanya kertas pengumuman bertuliskan "SEDANG PERGI UNDANGAN" tersebut, Miskar berkilah bahwa saat itu sebagian lagi stafnya pergi acara sunat rasul, keponaan dari Kasi Penagihan yang merupakan bawahan langsungnya.

"Iya, tadi ada dua kegiatan, dimana dirumah Kasi Penagihan itu, ponakannya itu sunat rasul dan juga anggota kami ada yang mamaknya diopname," katanya.

Sementara itu, Miskar mengaku bahwa Kepala DPKKD Aceh Selatan juga mengetahui ihwal keluarnya mereka di jam dinas. Ia juga beralasan, pada saat pihak kontraktor tiba kemungkinan petugas yang melayani pembayaran retribusi galian C tersebut sedang ke kamar mandi.

Menurutnya, ada dua petugas yang tidak ikut serta dan tetap tinggal di ruangan pendapatan. Masing-masing diantara mereka, melayani loket pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) serta pembayaran retribusi galian C.

"Ada petugasnya. Mungkin waktu mereka (kontraktor) datang, petugas kami lagi ke kamar mandi, mana tau kita kan? atau lagi kemana, yang jelas itu tidak kosong," kilahnya.

"Bapak Kepala juga tau kami pergi," sambungnya.

Komentar

Loading...