Unduh Aplikasi

Jurus Poligami Partai Aceh

Jurus Poligami Partai Aceh
Ilustrasi: firstcry

PARTAI Aceh secara resmi melaporkan Denni Siregar atas dugaan penistaan dan menebarkan kebencian. Pria ini mengumbar hal itu lewat tayangan di youtube saat menanggapi rancangan Qanun Hukum Keluarga yang saat ini masih berproses di DPR Aceh.

Dalam qanun itu, diatur tata cara berpoligami. Tanggapan Denni dinilai Partai Aceh dan sejumlah politikus sangat provokatif dan tendensius. Bahkan Ketua Partai Aceh Muzakir Manaf menilai penuntutan ini sebagai upaya melindungi marwah masyarakat Aceh.

Sebagai partai besar dan dibesarkan di Aceh, wajar jika gugatan ini dilayangkan oleh Partai Aceh. Namun hendaknya semangat ini juga dilakukan pada hal lain dan untuk melindungi hak-hak rakyat Aceh. Karena selama ini, dukungan para politikus, terutama setelah mereka mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat, baik di tingkat pusat hingga ke daerah-daerah sangat minim.

Partai Aceh harus belajar sejumlah kegagalan yang terus menerus dirasakan pada banyak pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum. Di Pidie, misalnya, Partai Aceh kehilangan 14 kursi dari perolehan periode lalu yang mencapai 23 kursi. Partai Aceh hanya mampu meraih sembilan kursi di DPRK Pidie.

Angin perubahan memang mulai terlihat. Mualem--nama alias Muzakir Manaf--menunjuk Muhammad Saleh, salah satu tokoh pers di Aceh, sebagai juru bicara. Diharapkan, Mualem juga merekrut anak-anak muda yang bisa membawa perubahan dan menyegarkan tubuh partai.

Kekalahan demi kekalahan yang dialami partai adalah tamparan keras ke wajah para petinggi partai yang selama ini dinilai banyak kalangan tidak aspiratif. Otoriter dan kurang terbuka terhadap kritik. Mungkin terbawa oleh garis komando saat konflik bersenjata dengan Pemerintah Indonesia. Padahal, masyarakat Aceh berharap banyak dari partai ini. Apalagi partai ini didirikan oleh orang-orang yang dulu memperjuangkan kepentingan Aceh dengan darah dan air mata.

Merangkul kembali semua elemen bekas kombatan dan memformat ulang arah politik Partai Aceh adalah sebuah keharusan untuk memenangkan kembali suara rakyat. Keberpihakan para politikus Partai Aceh, dan kepedulian mereka terhadap nasib rakyat--terutama bekas kombatan, adalah kunci untuk menghapus kesalahan.

Tugas partai ini adalah melindungi marwah, harta dan marwah seluruh rakyat Aceh. Ini harus ditunjukkan dengan langkah-langkah politik yang memihak kepada rakyat. Terutama oleh anggota dewan dan kepala daerah yang berasal dari Partai Aceh. Tidak cukup hanya dengan menggugat Denni Siregar.

Komentar

Loading...