Unduh Aplikasi

Jurnalis Berbagi Jaringan Internet Gratis untuk Belajar Daring Siswa Pedalaman Lhokseumawe

Jurnalis Berbagi Jaringan Internet Gratis untuk Belajar Daring Siswa Pedalaman Lhokseumawe
Foto : Sarina

LHOKSEUMAWE – Guna membantu puluhan siswa di perdalaman Kota Lhokseumawe tepatnya di Gampong Paloh Batee, Kecamatan Muara Dua, Kamis (13/8). Sejumlah jurnalis yang bekerja di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara memberikan jaringan internet gratis kepada pelajar untuk belajar daring.

Kegiatan yang dimentori oleh Jurnalis Peduli Jaringan Internet gratis untuk belajar daring siswa dan siswi itu, dilaksanakan karena mengingat terkendalanya akses jaringan internet dan fasilitas wifi menjadi hambatan untuk siswa dan siswi dalam proses belajar mengajar secara daringdi Kota Lhokseumawe.

“Tujuannya untuk membantu siswa pedalaman, dengan memberikan jaringan internet gratis kepada mereka agar bisa belajar secara daring, dan menekan biaya kuota terhadap orang tua siswa yang kebanyakan dari keluarga kurang mampu,” kata salah seorang perwakilan Wartawan, Rachmad YD kepada AJNN.

Dikatakan Fotografer LKBN Antara itu, ada 10 handphone yang dipakai sebagai hostpot jaringan wifi gratis, dalam satu HP dibagikan kepada tiga orang siswa. Bahkan siswa yang tidak memiliki HP dipinjamkan smartphone milik jurnalis.

“Lebih kurang tiga jam kegiatan tadi berlangsung, dan siswa hari ini belajar tentang ilmu pengetahuan alam (IPA). Sementara siswa itu terdiri dari, Sekolah Dasar kelas IV, V dan VI,” ujarnya.

Sambung Rachmad, seharusnya Pemerintah harus mengalokasikan bantuan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli kuota para siswa tersebut, kalau memang belajar daring terus diberlakukan.

“Apalagi di daerah ini jaringan sangat terkendala karena berada di pedalaman, sehingga siswa yang ingin belajar daring harus duduk di Meunasah yang agak tinggi agar bisa mendapatkan jaringan internet,” ungkapnya.

Rachmad berharap, semoga dengan kegiatan tersebut bisa meringankan beban siswa yang ada di pedalaman yang selama ini sangat sulit untuk mengakses internet. Dan kegiatan itu akan terus bergulir ke seluruh pelosok desa yang ada di Lhokseumawe.

“Di akhir kegiatan kita juga memberikan hadiah berupa alat tulis sebagai apresiasi kepada siswa yang berprestasi,” imbuhnya.

Komentar

Loading...