Unduh Aplikasi

Jubir KPA: Massa di Meuligoe Wali Hanya Ingin Bulan Bintang Dikibarkan 15 Menit Saja

Jubir KPA: Massa di Meuligoe Wali Hanya Ingin Bulan Bintang Dikibarkan 15 Menit Saja
Personel TNI menghalangi sekelompok massa yang ingin mendekat ke helikopter yang dinaiki Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar

BANDA ACEH - Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh, Azhari Cage mengatakan, sejumlah massa di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh hanya ingin meminta pengibaran bendera bulan bintang sekitar 15 menit di tiang bendera depan Meuligoe.

Keinginan pengibaran bendera bulan bintang tersebut hanya untuk memperingati 15 tahun damai Aceh. Tidak ada maksud dan tujuan lainnya.

"Rekan-rekan dari KPA menginginkan pengibaran bendera bintang bulan di tiang depan Meuligoe Wali Nanggroe," kata Azhari Cage kepada wartawan usai melakukan rapat koordinasi di Meuligoe Wali, Sabtu (15/8).

Baca: Peringatan 15 Tahun Damai Aceh di Meuligo Wali Nanggroe Ricuh

Azhari Cage, terkait keinginan pengibaran bendera, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, yakni pimpinan DPRK Kota Banda Aceh, KPA Aceh Rayeuk, Dandim dan Kapolresta.

Dalam pertemuan itu, kata Azhari, mereka tetap meminta supaya pengibaran bendera bulan bintang diizinkan sekitar 15 sampai 20 menit dalam rangka memperingati hari damai Aceh.

"Intinya permintaan kita agar diizinkan walaupun hanya 15 menit. Tanggapan dari pihak Kodim akan melakukan kordinasi dengan Pangdam, Kapolres Banda Aceh juga koordinasi dengan Kapolda. Kita juga koordinasi dengan Wali Nanggroe dan Mualem," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Azhari juga meminta permasalahan bendera bulan bintang jangan terus berlarut-larut seperti ini. Harus ada kejelasan dan benar-benar dijalankan sesuai dengan implementasi UUPA serta Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2012 tentang bendera dan lambang Aceh.

"Intinya saling koordinasi, dan mudah-mudahan kita berharap ini benar-benar bisa terlaksana, dan kita bisa mengibarkan bendera bulan bintang di hari damai walaupun cuma 15 menit," tutup Cage.

Sebelumnya diberitakan, peringatan 15 tahun damai Aceh yang terpusat di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh di Aceh Besar diwarnai kerusuhan, Sabtu 15 Agustus 2020.

Kericuhan itu terjadi usai pelaksanaan upacara seremonial peringatan hut damai Aceh. Tepat di saat para pejabat Forkopimda naik ke helikopter melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara menghadiri kegiatan hari damai Aceh di sana.

HUT Pijay

Komentar

Loading...