Unduh Aplikasi

Jubir Covid-19 Aceh Utara: Kabar Dokter RSUCM Positif Corona Belum Akurat

Jubir Covid-19 Aceh Utara: Kabar Dokter RSUCM Positif Corona Belum Akurat
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Andree Prayuda menyebutkan, kabar adanya salah satu dokter Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) positif terpapar corona atau Covid-19 belum akurat.

"Jika belum ada hasil pemeriksaan laboratorium resmi tidak bisa memvonis seseorang positif atau negatif karena hasilnya belum akurat 100 persen," kata Andree Prayuda, Kamis (9/4).

Baca: IDI Aceh Sesalkan Penyebar Informasi Dokter di Aceh Utara Positif Covid-19

Andre menuturkan, untuk memperoleh hasil yang akurat, maka pada dasarnya harus diambil spesimen sampel swab untuk diperiksa ke Laboratorium Balitbangkes Jakarta.

“Itu SOP-nya sudah kita lakukan, sudah diambil swab pada paramedis tersebut, dan telah kita kirim ke Balitbangkes," ujar Andree.

Baca: Wali Kota Lhokseumawe: Hasil Rapid Test Tidak Bisa Dipercaya Sepenuhnya

Maka untuk itu sambungnya, mari kita tunggu hasil Lab tersebut apakah positif atau negatif. Jadi, untuk saat ini jangan kucilkan, dan jangan vonis apapun terhadap seseorang hanya berdasarkan hasil yang belum jelas kepastiannya,” imbuhnya.

Sejauh ini sebutnya, Tim Gugus Tugas Aceh Utara tetap memberlakukan SOP protokol kesehatan terhadap dokter tersebut. Yakni dengan memberlakukan karantina mandiri, dan telah dibebastugaskan sementara.

"Ini harus kita lakukan, terutama agar yang bersangkutan bisa istirahat lebih banyak, dan tidak melakukan kontak dengan orang lain selama masa karantina," katanya.

Kata dia, saat ini kondisi yang bersangkutan sehat-sehat saja, tidak ada gejala sakit apapun, tidak ada gejala Covid-19.

"Menurut informasi, beliau juga tidak pernah bepergian keluar daerah. Juga tidak pernah kontak dengan orang yang positif," jelas Andree.

"Makanya kita lakukan karantina mandiri. Mudah-mudahan nantinya hasil Lab-nya negatif, sehingga yang bersangkutan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...