Unduh Aplikasi

JSI Menyayangkan Sikap Keuchik Tolak Bantuan Covid-19

JSI Menyayangkan Sikap Keuchik Tolak Bantuan Covid-19
Foto: Net

BANDA ACEH - Peneliti Jaringan Survei Inisiatif (JSI) Aceh sangat menyayangkan sikap sejumlah kepala desa atau keuchik yang menolak bantuan sembako untuk warga yang terdampak virus corona.

Menurutnya sikap sejumlah keuchik berlawanan dengan harapan masyarakat, seharusnya keuchik harus pro aktif melakukan pendataan warga yang terdampak Covid-19, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah ada.

“Termasuk mendata masyarakat yang terdampak Covid-19 sehingga layak menerima bantuan, data itu harus valid jangan sampai double, kemudian data itu diserahkan ke bupati atau wali kota untuk dikeluarkan Surat Keputusan (SK),” kata Nasrul Rijal, Selasa (21/4).

Ia menjelaskan data valid penerima bantuan sangat penting dalam penyaluran bantuan sembako, sehingga bantuan ini bisa disalurkan tepat sasaran, maka aparatur desa harus ikut aktif mendata masyarakat yang terdampak virus corona ini.

Baca: 19 Desa Menolak Bantuan, Kadinsos Aceh: Data Berdasarkan SK Bupati/Wali Kota

“Semua pihak harus aktif termasuk masyarakat dalam pendataan ini, supaya bantuan ini bisa tersalur tepat sasaran,” tambah Nasrul.

Selain itu, ia mangajak semua elemen yang terlibat dalam Gugus Tugas Covid-19 di tingkat desa yang dibentuk untuk mendata masyarakat menyampaikan data yang benar, sebab data ini kemudian yang menjadi dasar SK bupati/wali kota tentang penerima bantuan sembako masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Makanya kami menyampaikan penting data yang valid ini, jangan sampai saling menyalahkan, bila pun terjadi protes masyarakat karena tidak mendapat bantuan yang harus disalahkan adalah pemerintah daerah karena bantuan itu disalurkan berdasarkan SK bupati/wali kota,” jelasnya.

Komentar

Loading...