Unduh Aplikasi

JPKP Minta Pencatut CV Operasi Payudara di Laman LPSE Aceh Jaya Diproses Hukum

JPKP Minta Pencatut CV Operasi Payudara di Laman LPSE Aceh Jaya Diproses Hukum
Screenshot lama resmi website LPSE Aceh Jaya.

ACEH JAYA - Koordinator Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Barat Selatan Aceh meminta agar oknum yang merubah nama perusahaan pemenang tender di laman LPSE Aceh Jaya diseret ke ranah hukum karena dinilai menghina nama desa di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya 

Selain melecehkan daerah, oknum yang tidak bertanggungjawab itu juga merubah nama CV salah satu pemenang tender pada tahun 2014 dengan nama paket Bangunan Pelindung Bak Ekualisi dan Perpisahan IPAL RSUD di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp. 528. 000.000.

"Ini sudah sangat keterlaluan dan tidak bisa dibiarkan, pihak LPSE harus mengusut tuntas kasus ini," kata Fajri Azhari selaku Koordintor JPKP Barat Selatan Aceh kepada AJNN, Selasa (16/7).

Baca: Heboh, CV Operasi Fajar Berubah Jadi CV Operasi Payudara di Laman LPSE Aceh Jaya

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab itu merupakan pelecehan kaum perempuan dan penghinaan daerah Aceh Jaya.

Apa lagi tambahnya, oknum itu sudah mensimbolkan sebuah nama desa di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya tersebut dengan kata - kata yang tidak sesuai dengan kaidah Syariat Islam yang berlaku di provinsi Aceh ini.

Menurutnya hak itu juga sudah mencemarakan nama baik Kecamatan Teunom dan sudah menjatuhkan kredibilitas LPSE Aceh Jaya sehingga berdampak terhadap penilaian buruk di mata masyarakat.

"Kita berharap hal serupa tidak lagi terjadi di kemudian hari, dan pelakunya dapat diproses secara hukum," pinta Fajri.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...