Unduh Aplikasi

Jomblo Disalip Abusyik

Jomblo Disalip Abusyik
Ilustrasi: republika

SEBAGAI seorang lajang tua, Bang Awee benar-benar merasa “terpukul” usai mengetahui kabar tentang pernikahan Roni Ahmad alias Abusyik. Ini bukan karena Bang Awee naksir kepada Abusyik, Bupati Pidie, itu. Bang Awee adalah lelaki sejati yang hanya tertarik pada lawan jenis.

Tidak pula dia menaruh hati pada wanita yang dinikahi Abusyik. Meski memang, setiap mendapatkan undangan dari seorang rekan yang telah menikah atau menikahkan anaknya, Bang Awee seperti merasa terpukul.

Sungguh yang membuatnya risau adalah di usia yang hampir kepala empat, Bang Awee tak juga menemukan tambatan hati; seorang istri. Terlebih lagi, Bang Rambo dan kawan-kawan yang lain suka mengejek dan melontarkan pertanyaan yang membuat banyak pria jomblo, tak hanya Bang Awee, tak nyaman. “Kapan nikah?”

Menurut Bang Awee, setiap kali membicarakan tentang pernikahan, pernikahan itu adalah hak Allah SWT. Dialah yang menikahkan setiap makhluk-Nya. Mengakadkan anak manusia yang berseri-seri wajahnya. Allah-lah yang menautkan hati, memperjalankan mereka di lorong kasih sayang dan menikmati kebersamaan.

Allah pula yang memelihara mereka, sepasang suami dan istri, untuk menjaga kesucian mereka. Menaburkan wewangian ke dalam kehidupan mereka. Menebarkan kasih sayang dan, jika mereka beruntung, Allah akan mengamanahkan anak-anak yang saleh dan salehah sebagai penerus. “Nikah saja gampang. Tanggung jawabnya yang berat. Pernikahan itu janji kita kepada Allah,” kata Bang Awee.

Bang Rambo menyeletuk, “Abusyik enak, dia banyak uang. Punya kuasa. Untung saja dia memilih menikah. Mudah-mudahan dia tidak seperti pejabat lain yang meski menikah namun tetap doyan ‘jajan’. Kayak pengakuan para pekerja seks beberapa waktu lalu.”

“Huss!!!” kata Bang Awee. “Jangan bicara sembarangan. Ingat, perkataan itu adalah doa.”

Hidup itu bukan tentang kaya dan miskin, kata Bang Awee. Karena yang dinilai adalah cara mendapatkan kekayaan itu atau menjadi miskin. Allah tidak mewajibkan kita kaya. Demikian pula sebaliknya. Allah saja tidak pernah menjadikan kegagalan dan kemiskinan sebagai dosa dan sukses atau kekayaan sebagai pahala.

Allah hanya mewajibkan kita, ujar Bang Awee, untuk bekerja dan berusaha sungguh-sungguh dan jujur. Allah tidak akan marah karena kita gagal. “Yang Allah tidak suka, kita bermalas-malasan dan tak mau memberikan yang terbaik.”

“Mungkin ini saatnya Bang Awee bersungguh-sungguh untuk mencari pasangan. Jangan lama-lama men-jomblo. Nikah itu sunah. Satu, dua, tiga atau empat,” kata Bang Rambo menyindir. Bang Awee hanya senyum masam sambil melihat lagi foto Abusyik yang tersenyum  di samping wanita pilihannya.

Komentar

Loading...