Unduh Aplikasi

Jokowi Keluarkan Arahan Penanganan Gempa-Tsunami Sulteng

Jokowi Keluarkan Arahan Penanganan Gempa-Tsunami Sulteng
Presiden Jokowi. Foto: (detikcom)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas membahas penanganan dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Jokowi meminta proses evakuasi dan pencarian terhadap korban menjadi prioritas pertama.

"Saya minta Kepala Basarnas nanti dibantu TNI dan Polri agar menambah personelnya, sehingga bisa menjangkau lebih banyak wilayah-wilayah yang terdampak. Masuk ke Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong," kata  Jokowi sebagaimana siaran pers yang diterima AJNN, Selasa (2/10).

Jokowi meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengerahkan alat-alat berat lebih banyak ke lokasi bencana, membantu proses pencarian korban. Arahan kedua yakni  terkait pelayanan medis bagi para korban.

“Saya lihat jumlah tenda medis yang sudah berdiri di sejumlah titik masih sangat kurang. Kementerian yang masih memiliki tenda-tenda besar agar segera dikirimkan ke Palu, Donggala, Parigi Moutong, dan Sigi terutama berkaitan dengan penanganan korban di lapangan. Termasuk di dalamnya kapal rumah sakit TNI agar segera didorong ke sana," ujar Jokowi.

Adapun arahan ketiga, yakni terkait pemenuhan kebutuhan dasar dan logistik bagi para pengungsi. Jokowi meminta kepastian agar segala kebutuhan bagi korban terpenuhi.

“Utamanya soal ketersediaan air bersih dan MCK bagi para pengungsi. Saya minta dari sisi aspek keamanan, TNI dan Polri untuk menjaga distribusi logistik agar betul-betul sampai kepada masyarakat," imbuhnya.

Sementara arahan terakhir, terkait perbaikan infrastruktur dan layanan umum. Jokowi menginstruksikan perbaikan segera sejumlah fasilitas vital seperti airport, jalan, kelistrikan, dan penyediaan bahan bakar minyak. Secara khusus ia meminta perbaikan terhadap landasan pacu bandara agar mempermudah penyaluran bantuan logistik dan evakuasi korban dari jalur udara.

"Kementerian PU agar juga dibantu penanganan perbaikan runway (landasan pacu) agar airport di Palu normal kembali. Pesawat komersial saya minta Kementerian Perhubungan bisa mendorong supaya berjalan normal kembali," tuturnya.

Rapat terbatas di Kantor Presiden tersebut diikuti sejumlah jajaran terkait langsung dalam penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...