Unduh Aplikasi

Jika Tak Didukung KPU, KIP Aceh Tetap Pleno Tahapan Pilkada

Jika Tak Didukung KPU, KIP Aceh Tetap Pleno Tahapan Pilkada
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dalam minggu ini akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. 

Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri mengatakan, jika saat berkoordinasi nanti KPU RI tidak mendukung terlaksananya Pilkada 2022, KIP Aceh akan tetap melaksanakan pleno Pilkada 2022.

"Kita akan pleno. Karena kita kan ada komisioner. Karena bukan saya sendiri," kata Samsul usai Rakor Tahapan dan Penganggaran Pilkada Serentak di Ruang Badan Musyawarah, DPRA, kepada wartawan, Senin (14/12).

Ia mengatakan, jika nantinya memang KPU RI tidak mendukung, KIP Aceh akan duduk bersama dan memplenokan tahapan tersebut.

"Karena tugas kami dan kewajiban kami berkoordinas dalam UU," jelasnya.

Meski begitu, kata Samsul, biasanya KPU RI tetap mendukung terlaksananya Pilkada 2022. Sebab sebelumnya KIP Aceh juga sudah pernah berkoordinasi sesuai dengan surat Kemendagri agar Pilkada 2022 ini bisa berjalan dengan aman.

Baca: Ketua DPRA: Pilkada Aceh akan Digelar 2022

"Insyaallah nggak ada masalah. Biasanya KPU RI tidak pernak menolak Insyaallah," ungkapnya.

Dengan waktu yang terbilang tidak lama lagi, kata Samsul, bisa saja tahapan pilkada serentak dapat diundur. Namun ia menegaskan, pelaksanaannya tetap dilakukan pada 2022 nanti.

"Kita masih punya waktu. Yang penting nggak lewat tahun 2022. Cuma tanggalnya saja yang nanti kita tetapkan. Sesuai kesepakatan tadi, 2021 pleno tahapan Pilkada sudah berjalan," jelasnya.

Ia berharap, baik KIP Aceh, Panwaslih, eksekutif dan legislatif dapat saling bekerja sama agar Pilkada 2022 bisa berjalan dengan lancar.

"Kalau diharap KIP saja mana bisa jalan. Mari bersam-sama agar apa yang disepakati bisa berjalan," pungkasnya.

|INDRA WIJAYA

Komentar

Loading...