Unduh Aplikasi

Jerat Berlipat Ayah Biadab

Jerat Berlipat Ayah Biadab
Ilustrasi: rappler

Kepolisian Resor Bener Meriah hendaknya tidak ragu untuk menjerat PH, 36 tahun, seorang ayah yang memerkosa anak kandungnya. Tindakan itu sangat merusak dan menunjukkan kerusakan moral yang luar biasa.

Untuk sementara tersangka dijerat dengan pasal pasal 47 Junto pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman maksimal 200 bulan atau 16 tahun penjara.

Namun tak ada salahnya kepolisian berkonsultasi dengan ahli hukum yang memungkinkan penerapan pemberatan  hukuman terhadap pelaku, yakni hukuman mati. 

Di Aceh, kasus-kasus pemerkosaan masuk pada tahap sangat mengkhawatirkan. Ada pemerkosa yang membunuh anak korban saat mengetahui perbuatan pelaku terhadap ibunya. ada ayah yang memerkosa anak kandung setelah melahap tayangan film porno lewat telepon cerdas. 

Ada banyak lagi kejadian-kejadian bejat yang tak seharusnya dilakukan oleh manusia kepada manusia yang lain. Dan kejadian-kejadian ini terus berulang dan terus mengusik rasa kemanusiaan kita. 

Ada banyak faktor yang melatarbelakangi hal ini. Selain kemiskinan dan kebodohan, penggunaan narkoba dan peredaran video porno yang seperti tak terbendung di masyarakat kini menjadi salah satu penyebab yang sering kali didengar dari keterangan para pelaku. 

Kemudahan mengakses situs-situs pornografi ini membuat orang-orang dengan akal pendek dan nafsu besar tak dapat mengendalikan diri. 

Dalam syariat Islam, seperti yang berlaku di Aceh, seorang ayah yang memperkosa anak kandungnya berarti berzina dengan mahramnya. Dalam hal ini, sejumlah ulama besar sepakat bahwa hukuman terhadap tindakan ini adalah hukuman mati dengan cara dirajam. 

Kita tentu berharap kejahatan ini mendapatkan hukuman seberat-beratnya. Penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa kemalangan yang ditimpa korban tidak dialami oleh anak-anak lain. 

Komentar

Loading...