Unduh Aplikasi

Jendela Dinas Pertanian Aceh Jaya Pecah Dilempari Batu

Jendela Dinas Pertanian Aceh Jaya Pecah Dilempari Batu
Kondisi jendela Dinas Pertanian Aceh Jaya usai di lempari batu

ACEH JAYA - Jendela Kaca bagian depan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya dilempari batu oleh seseorang yang diduga kesal karena tidak mendapatkan proyek. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wib, Senin (25/3).

Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, T. Mufizar kepada awak media di ruang kerjanya mengungkapkan saat kejadian ia sedang berada dil uar, namun sebelum insiden ia sempat menerima telepon dari seseorang.

"Saat kejadian saya tidak ada di kantor karena ada keperluan, namun sebelumnya ada seseorang yang inisialnya MD menelpon saya untuk minta proyek," ungkapnya.

Akibat dari kejadian itu, kata Mufizar, jendela kaca bagian depan pintu masuk kantor pecah.

Sementara proyek yang dimaksud kata Mufizal yaitu terkait pemenangan proyek-proyek yang ada pada Dinas pertanian Aceh Jaya. Sementara untuk mendapatkan proyek tersebut bukanlah kewenangannya dan semua itu ada proses dan prosedurnya.

“Jika memang ingin mendapatkan proyek harus mengikuti tender yang dilaksanakan oleh pihak ULP (Unit Layanan Pengadaan). Jadi ikuti sesuai prosedur karena kami tidak ada kebijakan untuk memberikan atau memenangkan proyek,” terang Mufizar.

Dirinya juga sangat menyesali masih adaanya oknum yang tidak terima dengan proses pemenangan tender selama ini, hingga sempat memecahkan kaca kantor dinas.

“Saya juga tidak mengetahui apakah pelaku tersebut merupakan kontraktor atau bukan, dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tutupnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, Iptu Mahfud Musady saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui jika adanya insiden pelemparan dinding kaca kantor Dinas Pertanian Aceh Jaya. Namun pihaknya akan tetap menindaklanjuti kasus tersebut jika ada yang melapor.

"Harusnya jika ada kejidian yang dapat merugikan aset negara segera dilapor, apalagi jika pelaku sengaja merusak aset negara. Sejauh ini belum adanya laporan atas perusakan tersebut. Dan akan kita tindaklanjuti jika nantinya telah ada laporan, Pungkas Mahfud.

Komentar

Loading...