Unduh Aplikasi

Jelang Tahun Baru Imlek, Harga Kepiting Tembus Rp 350 Ribu per Kilogram

Jelang Tahun Baru Imlek, Harga Kepiting Tembus Rp 350 Ribu per Kilogram
Pedagang Kepiting di Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE –Peringatan tahun baru Imlek 2020 berdampak pada kenaikan harga kepiting bakau di Kota Lhokseumawe. Sebelumnya Rp 150 ribu per kilogram, kini tembus menjadi Rp 350 per kilogram.

Salah seorang pedagang kepiting di Lhokseumawe, Imran mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah berlangsung sejak beberapa pekan yang lalu, rata-rata pembelinya didominasi masyarakat Tionghoa(Cina).

“Harganya naik, rata-rata masyarakat Cina memesan kepiting yang berbuah atau kepiting yang ukuran besar,” katanya kepada AJNN, Jumat (24/1).

Dikatakan Imran, warga Tiong Hoa memesan kepiting dengan jumlah yang banyak, terkadang pemesanan mencapai hingga 20 kilo dan bahkan lebih.

“Mereka memesan dengan jumlah puluhan kilo, dan selain warga Cina, pembeli dari masyarakat Aceh juga meningkat dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.

Untuk diketahui orang-orang Tionghoa atau China pada setiap perayaan Imlek ini memakan makanan atau daging dari binatang yang tidak berdarah merah.

Untuk mendapatkan daging itu, mereka membeli daging berdarah putih ini tak lain adalah kepiting . Hewan berdarah putih ini dipercaya membawa berkah tersendiri. Oleh karena itu lah setiap perayaan Imlek, harga kepiting terus melonjak dan permintaan meningkat.

Komentar

Loading...