Unduh Aplikasi

Jelang Magrib, Warga Nagan Raya Kritis Dianiaya Perampok

Jelang Magrib, Warga Nagan Raya Kritis Dianiaya Perampok
Korban ketika mendapat perawatan di RSUD Nagan Raya. Foto: Rusman

NAGAN RAYA - Yusman bin Yusuf (55) warga Gampong Padang Panjang Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, kritis pasca dianiaya perampok ketika hendak membuat perapian usai pulang kerja sekitar pukul 18.30 WIB, Rabu (14/12).

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi, membenarkan telah terjadi perampokan disertai kekerasin di Gampong Padang Turi Kecamatan Kuala Pesisir jelang magrip,

“Benar telah terjadi perampokan disertai kekerasan sekitar pukul 18.30, di Komplek Peternakan Gampong Padang Turi,” kata Mirwazi.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun AJNN, korban diduga dirampok oleh dua orang pelaku saat sedang membuat perapian, korban yang tidak menduga kejadian tersebut dihantam menggunakan kayu dari belakang sehingga mengalami luka serius di bagian kepala dan bahu.

Berdasarkan keterangan dokter jaga UGD RSUD Nagan Raya, dr.Rendi Didik, korban mengalami luka akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala depan sebelah kiri sehingga harus dijahit sekitar 12 jahitan, dan mengalami pembengkakan di bagian bahu serta sejumlah bagian lainnya

“Di kepala bagian kiri 12 jahitan dan luka memar di bagian lainya,” kata Dokter jaga UGD.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, pelaku merupakan orang yang dikenal olehnya dan sudah menyampaikan kepada pihak kepolisian. Akibat perampokan itu, korban mengaku kehilangan sejumlah uang dan harta lainnya.

“Kuturi ureung jih (saya kenal orangnya),” kata korban singkat saat ditanyai AJNN, di ruang UGD RSUD Nagan Raya tempat korban dirawat.

Sebelumnya dari ketarangan kerabatnya, korban awalnya ditolong oleh warga yang kebetulan lewat tempat lokasi kejadian. Korban sebelumnya sempat dibawa ke puskesmas sebelum dirujuk RSUD Nagan Raya sekitar pukul 20.30 WIB.

Hingga berita ini diunggah, sejumlah saksi telah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian dan masih dilakukan menyelidikan guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...