Unduh Aplikasi

Jaringan Air Bersih di Pulau Breuh Menghabiskan Anggaran Rp18,5 Miliar

Jaringan Air Bersih di Pulau Breuh Menghabiskan Anggaran Rp18,5 Miliar
Foto: Ist

BANDA ACEH - Sejumlah pejabat Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dipanggil pihak Kejaksaan Tinggi Aceh terkait dugaan penyimpangan anggaran pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh, Aceh Besar tahun anggaran 2017 dan 2018. 

"Betul, ada enam orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan dugaan penyimpangan jaringan air bersih," kata Kasipenkum Kejati Aceh, Munawal Hadi, Rabu (23/9).

Ia menyebutkan tim pidana khusus Kejati Aceh saat ini masih mengumpulkan bahan keterangan atas dugaan penyimpangan anggaran pembangunan jaringan air bersih itu. 

Berdasarkan penelusuran AJNN, di laman LPSE Pemerintah Aceh, pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh  tahun 2017 dimenangkan PT Rah Rah Red Wana Bhakti dengan harga penawaran Rp 12.060.000.000 dari pagu Rp 13,190.000.000.

Foto: Ist

Kemudian pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh (lanjutan) tahun 2018 yang ditender melalui laman LPSE Kementerian Keuangan, dimenangkan PT Lubuk Indah dengan nilai pagu Rp 5, 4 miliar.

Baca:Kejati Periksa Mantan Kepala BPKS

Foto: Ist

Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jaringan air bersih itu mencapai Rp 18,5 miliar lebih yang bersumber dari APBN tahun 2017 dan 2018.

Komentar

Loading...