Unduh Aplikasi

Jangan percaya selebaran negatif atas nama PA/KPA

Jangan percaya selebaran negatif atas nama PA/KPA
IMG 20140212 004907
PIDIE- Wakil juru bicara Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, Suaidi Sulaiman menghimbau agar masyarakat jangan percaya terhadap selebaran-selabaran palsu mengatasnamakan Partai Aceh/Komite Peralihan Aceh (KPA)

Hal ini disampaikannya lewat siaran pers yang diterima AJNN, Rabu, (26/3).

Menurutnya Partai Aceh kerap dijadikan kambing hitam terhadap beberapa insiden yang terjadi.

"Kami atas nama Pimpinan Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran, kader dan simpatisan kami di lapangan untuk tetap menghormati semua proses pemilihan umum yang akan berlangsung pada 4 April mendatang," kata pria yang kerap disapa Adi Laweung tersebut.

Kemudian, kata dia yang sangat penting adalah menjaga stabilitas politik di lingkungan masing-masing demi keutuhan proses perjalanan perdamaian Aceh yang sedang berlangsung. 

"Selama ini kita mendapatkan adanya selebaran-selebaran negatif yang mengatasnamakan KPA dan PA (Partai Aceh) yang memuat isi provokatif, kami menegaskan bahwa tidak pernah ada satu selebaran pun yang kami sebarkan, apalagi yang menyatakan pengusiran terhadap rakyat di Aceh yang tidak memilih PA pada pemilu 2014 ini, baik terhadap penduduk pribumi atau pun terhadap perantau," jelas Adi Laweung.

Disampaikannya jika ada selebaran tersebut beredar supaya segera diserahkan kepada pihak berwajib yang terdekat dan menurutnya masyarakat juga harus melaporkan jika terdapat tanda-tanda sekelompok masyarakat yang tampak mencurigakan ingin memperkeruh suasana damai dan pelaksanaan pemilu Tahun ini.

"Jangan biarkan perdamaian Aceh dan perjalanan pelaksanaan pemilu dikotori dengan berbagai fitnah orang yang menginginkan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu," kata dia.

Jika ada selebaran yang beredar atas nama Pimpinan KPA/PA Muzakir Manaf dengan isinya "meminta semua simpatisan KPA/PA untuk mengusir orang-orang yang tidak mendukung dan mencoblos PA" Adi Laweung memohon untuk diabaikan saja. "Ini bukan dari pihak kami, hanya saja provokasi orang-orang tertentu yang tidak mengharapkan pemilu tahun ini berjalan lancar,"

Selebaran fitnah tersebut menurut Adi Laweung sengaja di sebarkan untuk menjatuhkan pamor Partai Aceh di lapangan sekaligus ingin mengarahkan Aceh ke konflik horizontal.

Kepada seluruh rakyat di Aceh dan di Indonesia, seruan seperti itu bukan dari Partai Aceh tapi dari provokator, selain untuk menghancurkan damai yang sudah ada menurutnya juga ingin menjatuhkan marwah bangsa Indonesia. 

| FIQIH PURNAMA

Komentar

Loading...