Unduh Aplikasi

Jambore Penanggulangan Bencana

Jambore Penanggulangan Bencana
Foto: Ist

BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menggelar Jambore Penanggulanggan Bencana (PB) yang bertemakan “Tangkas Tanggap Tangguh Menghadapi Bencana” berlokasi di SMK PP, Saree Aceh Besar selama 4 (empat) hari dari tanggal 19-22 November 2019.

Acara ini dihadiri sekaligus dibuka secara langsung oleh Plt.Gubernur Aceh, Ir.Nova Iriansyah, MT, (19/11) turut mendampingi Pangdam Iskandar Muda, Kepala Basarnas Banda Aceh, Kepala BMKG, Ketua F-PRB Aceh, perwakilan BNPB (inventarisasi kebutuhan dan pengadaan).

Jambore ini diikuti oleh setidaknya sekitar 215 petugas kebencanaan terpilih dari perwakilan BPBD kabupaten/kota dan 11 Peserta internal dari BPBA. Kegiatan Jambore PB bertujuan sebagai ajang silaturrahmi antara BPBA dengan BPBD kabupaten/kota se-Aceh dan guna mencapai peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia serta profesionalitas petugas kebencanaan. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan terbuka (outdoor) dengan metode pemaparan dan praktek yang akan difasiliasi oleh narasumber dan didampingi oleh fasilitator bidang kebencanaan.

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan bahwa Aceh kerap mengalami banyak bencana terkadang daya rusaknya juga tinggi. Terlepas dari apapun faktor yang menyebabkan bencana terjadi langkah-langkah penanggulangannya harus diperkuat sejak dini.

"Yang bisa kita persiapkan adalah mawas diri, siap diri, waspada tentang kebencanaan agar kita tahu cara menanggulanginya sehingga kita bisa mengurangi kerugian akibat bencana tersebut," kata Nova saat Apel pembukaan tadi selaku inspektur upacara dilanjutkan memakaikan rompi kepada perwakilan peserta Jambore PB BPBD Aceh Selatan.

Kepala Pelaksana BPBA, Ir. Sunawardi, M.Si ketika memimpin rapat persiapan meminta pihak BPBA selaku panitia dan promotor dapat melayani peserta jambore dengan sebaik-baiknya karena mereka adalah petugas kebencanaan dari BPBD kabupaten/kota.

“Mereka adalah pejuang kemanusiaan yang sangat berarti bagi masyarakat dan turut andil dalam memajukan bangsa dan negara khususnya daerah Provinsi Aceh”ungkap Sunawardi.

Ia juga berharap acara ini akan berlangsung sukses hingga acara penutupan dan peserta dapat pulang ke daerahnya masing-masing dengan ilmu yang bermanfaat dan kesan yang baik atas pelayanan BPBA sebagai tuan rumah.

Penanggung jawab kegiatan Jambore PB, Ir. Muhammad Shahril, MM menginformasikan bahwa kegiatan Jambore PB ini terbagi dari berbagai rangkaian seperti kegiatan pengetahuan materi Class desk relawan PB yang akan diberikan oleh BPBA-Basarnas, materi capacity building/oubond yang akan difasilitasi oleh Psikodista Aceh, teknik pengoperasian GPS dan pelaporan radio yang akan dipandu oleh Pramuka-RAPI Aceh, temu ramah fasilitator dengan BPBD dan temu ramah antara peserta jambore serta yang tidak kalah serunya adalah perlombaan pemasangan peralatan tenda pleton.

Tim panitia dan fasilitator dari BPBA telah berada di lokasi jambore sejak Senin (16/11), guna melakukan persiapan teknis seperti pemasangan tenda, persiapan toilet portable serta hal teknis lainnya.

"Semua sudah berjalan sesuai dengan rundown yang telah kita susun semoga semua kontingen dapat mengikuti jambore ini sampai dengan selesai“ jelas syahril.

Ia juga berharap semua peserta dari kontingen kabupaten /kota dapat menjaga kesehatannya masing-masing selama jambore berlangsung hingga saat kembali ke daerahnya.

Jambore Penanggulanggan Bencana (PB) bertemakan “Tangkas Tanggap Tangguh Menghadapi Bencana” yang dimulai dari tanggal 19 November berhasil dilaksanakan dan akhirnya ditutup secara resmi tanggal 21 November 2019 bertempat di SMK-PP, Saree.

Penutupan Jambore PB tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBA Ir. Muhammad Syahril, MM mewakili Kepala Pelaksana BPBA.

Dalam sambutannya, Muhammad Syahril menyampaikan bahwa kegiatan yg telah dilaksanakan selama 4 (empat) hari tersebut merupakan salah satu program BPBA untuk meningkatkan kapasitas SDM petugas BPBD dalam penanggulangan bencana mengingat wilayah Aceh merupakan daerah yang rawan bencana.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilakukan selama Jambore baik materi kelas yang dipandu oleh instrukstur dari BPBA, Basarnas, Psikodista Konsultan, Pramuka dan RAPI serta perlombaan pemasangan tenda diharapkan petugas BPBD akan lebih profesional dalam tugas sehari-hari nanti di daerahnya masing-masing guna kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Harapannya peserta agar nantinya bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama berlangsungnya Jambore sehingga terwujud petugas-petugas penanggulangan yang berkompeten dalam PB sesuai tema yang diusung pada Jambore PB Tahun 2019 ini yaitu Tanggap, Tangkas dan Tangguh dalam menghadapi Bencana.

Acara Jambore PB tahun 2019 ini ditutup dengan pemberian hadiah apresiasi bagi pemenang lomba pemasangan tenda yaitu juara I Aceh Tengah, juara II Aceh Selatan dan juara III dimenangkan oleh Pidie Jaya.

Komentar

Loading...