Unduh Aplikasi

Jamaah Marah Travel Umrah

Jamaah Marah Travel Umrah
Gambar lawas jamaah haji. Foto: sahibulsaif.wordpress.com

PEMBATALAN keberangkatan sejumlah warga Aceh Barat ke Tanah Suci untuk menjalani ibadah umrah harus mendapat perhatian. Ini adalah kasus serius yang seharusnya tidak boleh terjadi. Meski manajemen travel berjanji untuk memberangkatkan para jamaah, hal ini jelas-jelas menunjukkan wanprestasi.

Kementerian Agama harus segera turun tangan dan memastikan bahwa hak-hak warga untuk berangkat tidak dihilangkan. Berkaca pada banyak kasus, munculnya penipuan terhadap jamaah haji dan umrah karena kementerian terlalu mudah mengeluarkan izin operasional. Di daerah, travel haji dan umrah bahkan kerap luput dari pengawasan.

Kompetisi tidak sehat antartravel memang tak terelakkan. Demi mendapatkan jamaah, perang harga dan diskon semakin menggila bahkan jauh dari kesan rasional. Namun saat waktunya tiba, janji itu tinggal janji. Jamaah yang terlanjur menyetorkan uang hanya bisa gigit jari.

Kedudukan para jamaah di mata hukum juga lemah. Ini yang menyebabkan mereka rentan terhadap aksi penipuan. Berbeda dengan perjalanan haji, para penyelenggara ibadah umroh terikat dengan jamaahnya dengan hukum usaha: pelaku usaha dan konsumen. Bentuk tanggung jawab mereka kepada jamaah hanya ganti rugi karena wanprestasi.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menyebutkan bahwa konsumen berhak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang dan/atau jasa yang diperdagangkan; berhak untuk mendapatkan perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beriktikad tidak baik; dan berhak melakukan pembelaan diri sepatutnya di dalam penyelesaian hukum sengketa konsumen.

Harusnya travel yang gagal memberangkatkan para jamaah juga dijerat dengan pasal pidana, bukan sekadar urusan perdata. Sehingga hak-hak masyarakat benar-benar dilindungi oleh negara. Dampak kegagalan jamaah berangkat umrah ini bukan sekadar materi, namun juga psikologis.

Di saat yang sama, masyarakat juga harus teliti sebelum membeli paket-paket perjalanan umrah dan wisata yang ditawarkan dengan berbagai cara. Masyarakat tak boleh tergiur hanya dengan iming-iming biaya murah. 

Komentar

Loading...