Unduh Aplikasi

Jalankan SE Gubernur Aceh, Penyekatan di Teunom Resmi Dibuka

Jalankan SE Gubernur Aceh, Penyekatan di Teunom Resmi Dibuka
Petugas memberhentikan kendaraan pribadi yang melintas jalan Banda Aceh - Meulaboh tepatnya di Pos Penyekatan depan SPBU Teunom. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Pemerintah Aceh telah memperbolehkan pergerakan orang antar kabupaten/kota dalam wilayah aglomerasi, serta memperbolehkan angkutan perintis ke kepulauan untuk tetap beroperasi seperti biasa selama masa mudik lebaran Hari Fitri 1442 Hijriah.

Namun tetap melarang untuk Angkutan Umum Antar Kota dalam Provinsi (AKDP) untuk beroperasi pada periode libur lebaran sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor: 440/8833 tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Penyebaran Covid-19. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Jaya, Jaddal Husaini kepada AJNN mengatakan, penyekatan di Teunom yang berada di depan SPBU desa Tanoh Manyang kecamatan Teunom resmi dibuka setelah adanya SE Gubernur Aceh nomor: 440/8833 tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam SE tersebut disebutkan bahwa, ada enam zona atau wilayah aglomerasi di Aceh yang masih diperbolehkan dilayani oleh angkutan umum selama masa peniadaan mudik hingga tanggal 17 Mei 2021.

Sementara kabupaten masuk dalam zone ke 6 yaitu zona Barat di Aceh Barat, yakni kabupaten Nagan Raya dan kabupaten Aceh Jaya.

"Ya berdasarkan SE Gubernur itu maka penyekatan pemudik di Teunom sekarang ditiadakan," kata Jaddal kepada AJNN, Selasa (11/5).

Sedangkan pos penyekatan di depan SPBU Lamno akan tetap berlangsung dan beroperasi sebagaimana ketentuan awal hingga tanggal 17 Mei 2021.

Semua jenis kendaraan untuk keperluan mudik akan tetap disuruh putar balik, kecuali mobil sembako, mobil ambulance yang bawa pasien sakit, mobil pribadi yang tidak bawa barang mudik seperti koper, dan barang mudik lainnya.

"Kalau sesuai aturan tetap tidak diperbolehkan lewat kecuali keperluan non mudik sebagaimana sudah dijelaskan kendaraan apa saja yang diperbolehkan lewat, namun jika ada kebijakan lain dilapangan itu bukan wewenang saya," ungkap Jaddal.

"Jadi untuk saat ini, pos penyekatan di wilayah kabupaten Aceh Jaya hanya ada di Lamno, sementara di Teunom dan di Calang hanya pos penyelamatan," pungkasnya.

HUT Pijay

Komentar

Loading...