Unduh Aplikasi

Jalan Sepanjang 3 Kilometer di Abdya Rusak Parah

ACEH BARAT DAYA - Jalan di Desa Persiapan Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) rusak parah. Jalan yang diperkirakan sepanjang 3 kilometer lebih itu, sudah belasan tahun luput dari perhatian pemerintah setempat.

Keuchik Gampong Persiapan Simpang Gadeng Muhammad Hamzah yang dihubungi wartawan, Sabtu (31/10/) menjelakan, kondisi jalan tersebut sudah lama rusak dan penuh dengan lubang-lubang besar, sehingga susah untuk dilalui warga setempat.

“Saat ini Aceh sudah damai, anggaran untuk Aceh sangat banyak, tetapi jalan sepanjang 3 kilo di desa kami tak kunjung diperbaiki, seolah-olah dibiarkan rusak begitu saja,” katanya.

Menurut Hamzah, sedikitnya ada sekitar 242 kepala keluarga (KK) dan ribuan penduduk yang hampir setiap hari memafaatkan jalan tersebut.

lanjut Hamzah, kondisi diperparah saat musim hujan dan musim panas, dimana saat hujan turun badan jalan yang berlubang dipenuhi air dan saat musim kemarau jalan itu justru dipenuhi debu.

“Jika jalan tersebut diperbaiki, mamfaatnya bukan saja bagi masyarakat setempat, melainkan bagi masyarakat petani dan pekebun saat membawa hasil panen mereka. Jadi kalau rusak, kendaraan akan kesulitan melintas dijalan itu,” tuturnyanya.

Ia juga menjelaskan, sejak tahun 2013 lalu jalan yang berada antara Desa Pante Cermin menuju Desa Persiapan Cot Seumantok itu, sudah pernah direncanakan pengaspalan, tapi janji itu tak kunjung direalisasi hingga penghujung 2015.

Sementara itu, Camat Babahrot Yuli Amraina mengaku belum tau pasti apakah jalan itu masuk dalam daftar perencanaan atau tidak, namun pihaknya akan mengecek kembali dalam daftar Musrenbang Kecamatan Babahrot tahun 2014.

“Saya coba cek dulu nanti saya kabari kembali,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Abdya Rahman Fajri ST, mengatakan, sejauh ini pihaknya belum melihat adanya perencanaan mengenai pembangunan jalan di Desa Persiapan Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot namun untuk lebih lanjut pihaknya akan menelusuri kembali ke bagian program perencanaan.

“Kita lihat dulu dalam daftar sejumlah perencaaan jalan yang pernah diusulkan, namun kalau juga belum ada kita minta kepada pihak desa untuk membuat permohonan yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten Abdya, kemudian ditembuskan kepada Dinas PU dan Bappeda,” demikian singkat.

JULIDA FISMA

Komentar

Loading...