Unduh Aplikasi

Jalan Menuju Waduk Pusong Lhokseumawe Ditutup Sementara, Bukan Permanen

Jalan Menuju Waduk Pusong Lhokseumawe Ditutup Sementara, Bukan Permanen
Kabag Humas Kota Lhokseumawe, Marzuki. Foto: AJNN/Sarinaarina

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe sengaja menutup akses jalan di Waduk Pusong kota setempat guna untuk memutuskan mata rantai Coronavirus Disease (Covid-19) di daerah tersebut.

Hal itu dikatakan guna menanggapi terkait keluhan warga yang memprotes terhadap penutupan jalan secara permanen yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah tersebut.

“Jadi Pemerintah Kota Lhokseumawe mengambil kebijakan, kalau wisata tidak ada pengelola maka sementara waktu akan ditutup guna memutuskan mata rantai Covid-19 di Lhokseumawe,” kata Kabag Humas Kota Lhokseumawe, Marzuki kepada AJNN, Jumat (19/6).

Dikatakan Marzuki, karena Waduk Pusong Lhokseumawe yang juga merupakan salah satu ikon wisata di kota itu tidak ada pengelola, maka akan ditutup sementara waktu guna mencegah terjadinya perkumpulan dan keramaian.

Baca: Warga Lhokseumawe Protes Jalan Waduk Pusong Ditutup Permanen

“Kalau tidak ada pengelolanya, tidak ada yang bisa menjamin untuk pengunjung bisa mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Oleh karena itu diputuskan ditutup saja,” ujarnya.

Sambung Marzuki, ketika Covid-19 sudah tidak ada, jalan tersebut akan dibuka kembali. Mengingat itu merupakan akses utama masyarakat Pusong untuk pergi ke Puskesmas dan juga antar desa lainnya.

“Jika memang dengan penutupan permanen dapat meresahkan masyarakat, maka akan kami evaluasi kembali, mungkin bisa kami tutup dengan benda lain nantinya. Cuma kami sampaikan dulu keatasan,” ungkapnya.

Soal warga yang alami kecelakaan akibat pengerjaan penutupan itu, menurut Marzuki, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mempelajarinya dulu, bagaimana kejadiannya dan pihaknya juga akan melaporkan ke atasan terkait solusi ke depan bagaimana.

Komentar

Loading...