Unduh Aplikasi

Jalan Aceh Tamiang-Simpang Jernih Dibangun, DPRK Tamiang: Terima Kasih Plt Gubernur

Jalan Aceh Tamiang-Simpang Jernih Dibangun, DPRK Tamiang: Terima Kasih Plt Gubernur
Anggota DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur. Foto: Ist

ACEH TAMIANG - Anggota DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur, menyambut baik kebijakan Pemerintah Aceh membangun ruas jalan penghubung Simpang Jernih (Aceh Timur)-Aceh Tamiang.

Menurut M. Nur dengan dibangunnya ruas jalan penghubung Simpang Jernih-Aceh Tamiang, maka akan banyak desa di pedalaman akan terbuka dan mudah untuk diakses.

"Pembangunan jalan Simpang Jernih-Aceh Tamiang tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat di pedalaman, baik itu masyarakat Simpang Jernih maupun masyarakat Aceh Tamiang yang berdomisili di pedalaman sana," kata M. Nur kepada AJNN, Rabu (19/2).

Baca : Pembangunan 11 Ruas Jalan Prioritas Optimalkan Aksebilitas, Mobiltas dan Produktivitas Masyarakat

M. Nur menjelaskan, manfaat yang paling utama dirasakan oleh masyarakat pedalaman nantinya yaitu akan terjadinya peningkatan perekonomian, sebab segala hasil bumi sudah mudah dibawa keluar ke pusat kota Aceh Tamiang untuk dijual.

"Saya selaku wakil rakyat di DPRK Aceh Tamiang sangat mendukung program bapak Plt Gubernur Aceh terhadap pembangunan 11 ruas jalan prioritas, khususnya pembangunan ruas jalan Simpang Jernih-Aceh Tamiang. Terimakasih pak Plt Gubernur Aceh," ungkap M. Nur, anggota DPRK Aceh Tamiang dari partai Demokrat itu.

M. Nur menambahkan, dengan telah dibangunnya ruas jalan penghubung antara Simpang Jernih-Aceh Tamiang, jarak dan waktu tempuh yang ditempuh oleh masyarakat akan lebih singkat.

"Sebelumnya masyarakat Simpang Jernih harus menghabiskan waktu sekitar 3,5 jam untuk pergi ke Aceh Tamiang, setelah ruas jalan selesai dibangun, maka masyarakat disana hanya butuh waktu satu jam perjalanan untuk tiba di Aceh Tamiang," sebut M. Nur.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam rangka mengoptimalkan dana otonomi khusus (Otsus), dan untuk mencapai target pembangunan insfrastuktur jalan yang tertuang dalam RPJMA. Pemerintah Aceh pada tahun 2019 telah melakukan perencanaan untuk penanganan peningkatan sebanyak 11 ruas jalan prioritas di Aceh.

Dari 11 ruas jalan prioritas tersebut, satu diantaranya adalah ruas jalan penghubung Simpang Jernih (Aceh Timur)-Aceh Tamiang, sepanjang 43, 52 kilometer.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...