Unduh Aplikasi

Jaksa Sedang Usut Pengadaan Bibit Pinang, Dinas Malah Anggap Sudah Selesai

Jaksa Sedang Usut Pengadaan Bibit Pinang, Dinas Malah Anggap Sudah Selesai
Pengumuman pemenang tender pengadaan bibit pinang di Aceh Barat, tahun anggaran 2018. Foto: Dok AJNN

ACEH BARAT - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Aceh Barat menganggap pengadaan bibit pinang tahun anggaran 2018 telah selesai. Alasanya kontrak dengan rekanan pemenang proyek itu yakin PT Mustika Citra Utama sudah diputuskan.

Kepala Disbunnak Aceh Barat, Said Mahjali menjelaskan kalau saat itu PT Mustika Citra Utama hanya mampu menyalurkan 83 ribu bibit pinang betara atau 29 persen dari jumlah harusnya 268 ribu batang lebih.

"Masalah pengadaan bibit pinang 2018 itu sudah selesai, kontrak sudah kami putuskan pada Februari 2019, kemudian binit telah kami salurkan lebih kurang 29 persen atau 83 ribu batang, dan sisa hutang sembilan persen yang belum kami bayarkan itu sudah kami bayarkan," kata Said Mahjali kepada AJNN, Senin (16/10).

Sisa hutang sembilan persen yang dibayarkan kepada PT Mustika Citra Utama karena dalam pekerjaan rekanan berhasil menyelesaikan pekerjaannya sebesar 29 persen dari nilai tender.b Dimana pada tahap awal, rekanan telah terlebih dahulu mendapatkan uang muka 20 persen dari nilai proyek.

Dikatakan Said, alasan pembayaran dilakukan juga lantaran bibit yang disalurkan tersebut sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak, dimana bibit sebanyak 83 ribu batang itu memiliki sertifikat.

Baca: Usut Kasus Bibit Pinang, Kejari Aceh Barat Sudah Periksa Belasan Saksi

"Pembayaran dari sisa 29 persen juga berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyarankan dilakukannya pembayaran," ungkapnya.

Menurutnya pembayaran sisa sembilan persen itu, dilakukan diantara rentang waktu Juni dan Juli 2019, yang dianggap hutang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat kepada rekanan.

"Sedangkan sisa dari nilai kontrak yang tidak terlaksana tidak kami tarik dan telah kamikembalikan ke kas daerah," ucapnya.

Bahkan, kata dia, PT Mustika Citra Utama telah masuk dalam daftar hitam atau blacklist, begitu juga dengan denda yang dikenakan kepada perusahaan tersebut telah ditarik oleh dinas.

"Kami telah menajalankan semua tugas dan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Komentar

Loading...