Unduh Aplikasi

Jaksa Resmi Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Dua Terdakwa Korupsi Telur Ayam

Jaksa Resmi Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Dua Terdakwa Korupsi Telur Ayam
Terdakwa Muhammad Nasir usai di vonis bebas oleh majelis hakim Tipikor. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Aceh Besar resmi mendaftarkan memori kasasi atas putusan bebas dua terdakwa korupsi hasil produksi telur ayam pada Dinas Peternakan Aceh. 

Kasipidsus Kejari Aceh Besar, Ronald Reagan Siagian menyebutkan memori kasasi telah diserahkan atau dikirim ke Mahkamah Agung melalui Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh. 

"Memori kasasinya sudah kita daftarkan pagi tadi di PN Banda Aceh," Ronald, Selasa (27/10).

Baca: Dua Terdakwa Korupsi Telur Ayam Divonis Bebas

Ronald Reagan menyebutkan alasan mengajukan kasasi karena majelis hakim memvonis bebas kedua terdakwa. Vonis bebas tersebut tidak sesuai dengan tuntutan penuntut umum. 

Dalam memori kasasi itu, JPU meminta hakim Mahkamah Agung untuk membatalkan putusan Pengadilan Tipikor Banda Aceh serta menghukum Ramli Hasan dan Muhammad Nasir sesuai tuntutan. 

Dalam dakwaan, penuntut umum meyakini keduanya bersalah, terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas penggunaan uang hasil produksi telur ayam sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp2,6 miliar. 

Sebelumnya, Ramli Hasan selaku kepala UPTD Balai Ternak Non Ruminansia Dinas Peternakan Aceh di Saree, Aceh Besar dan Muhammad Nasir pembantu bendahara divonis bebas oleh majelis hakim yang diketuai Dahlan didampingi Edwar dan Juandra. Kedua terdakwa tidak terbukti melakukan perbuatan melawan hukum melakukan tindak pidana korupsi. 

Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menyebutkan kedua terdakwa tidak terbukti merugikan keuangan negara Rp2,6 miliar. Uang hasil penjualan telur ayam itu digunakan oleh kedua terdakwa untuk membeli pakan.

Tidak terpenuhinya unsur menguntungkan diri sendiri, orang lain atau koorporasi. Majelis hakim membebaskan kedua terdakwa dari dakwaan dan tuntutan serta memulihkan nama baik kedua terdakwa. Barang bukti berupa uang tunai yang disita dikembalikan kepada terdakwa.

Sementara Najmuddin kuasa hukum terdakwa Ramli Hasan menyatakan pihaknya akan menyiapkan kontra memori kasasi setelah timnya menerima salinan memori kasasi yang telah diajukan penuntut umum. 

"Setelah kita terima salinan memori kasasinya, kita akan pelajari. Selanjutnya akan kita ajukan kontra memori kasasi," ungkapnya. 

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...