Unduh Aplikasi

Jaksa KPK Eksekusi Hendri Yuzal ke Lapas Cipinang

Jaksa KPK Eksekusi Hendri Yuzal ke Lapas Cipinang
Hendri Yuzal. Foto: Jawa Pos

BANDA ACEH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima petikan putusan Mahkamah Agung RI atas nama terdakwa Hendri Yuzal (staf khusus Gubernur Aceh Irwandi Yusuf) terkait kasus suap proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018, Kamis (13/2).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan setelah mendapatkan petikan putusan dari MA, Jaksa eksekusi KPK langsung membawa Hendri Yuzal dari tahanan KPK dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Cipinang.

"Jaksa eksekusi KPK pada hari Kamis, 13 Februari 2020, telah melaksanakan putusan Mahkamah Agung untuk terpidana Hendri Yuzal (staf khusus Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ) di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Cipinang dengan hukuman pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan dan biaya perkara sebesar Rp7500," kata Ali Fikri dalam rilis yang diterima AJNN, Jumat (14/2).

Baca: Mahkamah Agung Tolak Kasasi Hendri Yuzal

Ia menjelaskan dalam putusan Mahkamah Agung RI, terdakwa Hendri Yuzal yang pada pokoknya, yakni menolak permohonan kasasi terdakwa Hendri Yuzal.

"Kemudian memperbaiki putusan pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 25/PID.SUS-TPK/2019/PT. DKI tanggal 8 Agustus 2019 yang menguatkan Putusan Pengadilan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 25/PID.SUS-TPK/2019/PT. DKI tanggal 8 Agustus 2019 mengenai kualifikasi tindak pidana menjadi “korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut," ungkapnya.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...