Unduh Aplikasi

Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Korupsi Ternak ke Polisi

Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Korupsi Ternak ke Polisi
ilustrasi. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polres Lhokseumawe akan kembali merampungkan berkas dua tersangka kasus korupsi bantuan ternak yang bersumber dari APBK tahun 2014 Kota Lhokseumawe dengan nilai Rp 14,5 miliar.

“Benar, pada berkas pada tahap awal yang kita serahkan kepada pihak kejaksaan sudah dikembalikan lagi kepada kita, untuk dirampungkan lagi,” kata Budi Nasuha Waruwu kepada AJNN, Selasa (23/1) di Mapolres.

Baca: Berkas Tersangka Kasus Korupsi Ternak Dilimpahkan ke Jaksa

Budi Nasuha menyebutkan, pada lampiran berkas Nomor : BP/183/XII/ 2017/ Reskrim, tahap awal sudah dikembalikan kepada penyidik untuk dirampungkan kembali.

“Dimana dalam berkas yang dikembalikan pihak kejaksaan ada beberapa berkas lagi yang akan kita rampungkan nanti. Sejauh ini kasus korupsi ternak sapi tersebut sudah pada tahapan P 19,” ujar Budi Nasuha.

Menurut Budi Nasuha, pihaknya dalam waktu dekat akan segera merampungkan beras kasus korupsi tersebut, untuk segera dilimpahkan kembali kepada Kejaksaan Lhokseumawe.

“Saat ini kita fokus menyelesaikan persoalan kasus korupsi tersebut, dan dalam waktu dekat ini kita akan kembali melimpahkannya kepada kejaksaan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Lhokseumawe akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi bantuan ternak yang bersumber dari APBK tahun 2014 Kota Lhokseumawe dengan nilai Rp 14,5 miliar. Pada tahap awal berkas kedua tersangka sudah dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Lhokseumawe.

Kedua tersangka yakni IM, selaku Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan DH, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Lhokseumawe, dengan kerugian negara Rp 8. 168, 730.000 juta.

Komentar

Loading...