Unduh Aplikasi

Jaksa Eksekusi Terpidana Korupsi PDKS Darmili ke Rutan Kajhu 

Jaksa Eksekusi Terpidana Korupsi PDKS Darmili ke Rutan Kajhu 
Terdakwa Darmili di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Foto: AJNN.Net/Tommy

BANDA ACEH - Kejaksaan Negeri Simeulue melakukan eksekusi mantan Bupati Simeulue ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B, Banda Aceh di Kajhu, Aceh Besar. Darmili merupakan terpidana korupsi penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS).

Kajari Simeulue, R. Hari Wibowo melalui Kasi Intel, Muhasnan menyebutkan pelaksanaan eksekusi terhadap mantan Bupati Simeulue itu setelah putusannya berkekuatan hukum tetap atau inkracht sesuai putusan dari Mahkamah Agung.  

"Jaksa telah melakukan eksekusi terhadap terpidana Darmili pada pekan lalu ke Rutan untuk menjalani masa hukumannya atas putusan Mahkamah Agung," kata Muhasnan, Senin (29/3).

Baca: Darmili Pertanyakan Kerugian Negara Rp 51 Miliar dalam Kasus Korupsi PDKS

Muhasnan menjelaskan Darmili divonis bersalah oleh Mahkamah Agung dalam perkara korupsi penyertaan modal pada PDKS dengan hukuman penjara 4,6 tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider tiga bulan penjara. Putusan itu sejalan dengan ditolaknya permohonan kasasi mantan Bupati Simeulue itu. 

"Terpidana juga harus membayar uang pengganti (UP) sebesar kerugian negara yang ditimbulkan dalam perkara ini yakni sebesar Rp595 juta. Selama ini, terpidana juga telah menjalani tahanan di Rutan Kajhu," ujarnya. 

Dalam putusan pengadilan Tipikor Banda Aceh Aceh jumlah uang pengganti tersebut selambat lambatnya harus dibayarkan ke negara satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. Jika tidak dibayarkan maka harta benda akan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Komentar

Loading...