Unduh Aplikasi

Jaksa Akui Telah Terima SPDP Kasus Dugaan Penipuan Melibatkan Mawardi Ali

Jaksa Akui Telah Terima SPDP Kasus Dugaan Penipuan Melibatkan Mawardi Ali
Kasipenkum dan Humas Kejati Aceh Munawal Hadi. Foto; AJNN/Tommy.

BANDA ACEH - Kejaksaan Tinggi Aceh mengakui telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Ditreskrimum Polda Aceh terkait kasus dugaan penipuan yang melibatkan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali. 

Diterimanya SPDP dengan nomor: 79/VI/RES.1.11./2021/Subdit I Resum atas nama Mawardi Ali yang dikirimkan ke Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dibenarkan oleh Kasipenkum Humas Kejati Aceh Munawal Hadi, Jumat (11/6).

"SPDP nya sudah masuk dan telah kita terima pada tanggal 9 Juni 2021. Masih SPDP awal, belum ada tersangkanya," kata Munawal Hadi, Jumat (11/6).

Menindaklanjuti SPDP tersebut, kata Munawal, Kejaksaan Tinggi Aceh akan terus mengikuti perkembangan penyidikan kasus tersebut sehingga dinyatakan lengkap atau P21. 

Baca: Henry Yosodiningrat: Klien Kami Sudah Tiga Kali Diperiksa Penyidik Polda Aceh

"Kita akan terus mengikuti perkembangan proses penyidikan yang dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Aceh sambil menunggu nama tersangka dalam kasus itu," ujarnya. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan penyidik Ditreskrimum Polda Aceh masih mengumpulkan dua alat bukti untuk melangkah ke peningkatan status terlapor.

"Jika alat bukti lengkap, maka penyidik akan melakukan gelar perkara peningkatan status terlapor menjadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy.

HUT Pijay

Komentar

Loading...