Unduh Aplikasi

Jaksa Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Dua Terdakwa Korupsi Telur Ayam

Jaksa Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Dua Terdakwa Korupsi Telur Ayam
Terdakwa Muhammad Nasir divonis bebas oleh majelis hakim Tipikor. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Aceh Besar akan mengajukan kasasi setelah Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Banda Aceh memvonis bebas dua terdakwa korupsi telur ayam di UPTD BTNR Dinas Peternakan Aceh. 

"Jaksa wajib mengajukan kasasi atas vonis bebas pengadilan tingkat pertama," kata Kasipidsus Kejari Aceh Besar, Ronald Reagan Siagian, Kamis (8/10).

Baca: Dua Terdakwa Korupsi Telur Ayam Divonis Bebas

Ia menyebutkan jaksa mempunyai batas waktu 14 hari kedepan menentukan sikap untuk mengajukan kasasi sejak putusan dibacakan di persidangan pada Kamis 1 Oktober 2020. 

"Kami telah sampaikan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung," sebut Ronald. 

Saat ini, kata Ronald, tim Jaksa sedang menyusun memori kasasi. Pada intinya pertimbangannya akan sesuai dengan yang ada pada tuntutan jaksa. 

"Permohonan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan bebas akan kita daftarkan Minggu ini melalui Pengadilan Negeri Banda Aceh," kata Ronald.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh memvonis bebas Ramli Hasan dan Muhammad Nasir dalam perkara korupsi hasil penjualan telur ayam di UPTD BTNR Dinas Peternakan Aceh. 

Dalam putusan, kedua terdakwa tidak terbukti melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dan merugikan negara sebesar Rp 2,6 miliatlr seperti dalam dakwaan dan tuntutan penuntut umum.

Sidang sebelumnya, penuntut umum menuntut Ramli Hasan dan Muhammad Nasir delapan tahun penjara dan denda masing-masing Rp300 juta subsidair tiga bulan penjara. Sedangkan terdakwa Ramli Hasan ditambah uang pengganti sebesar Rp 2,6 miliar.

Junaidi, penasihat hukum terdakwa Muhammad Nasir mengatakan kasasi merupakan hak jaksa penuntut umum atas vonis bebas kliennya dan pihaknya akan mengikuti proses hukum

"Jika JPU mengajukan upaya hukum kasasi, tentu kami kuasa hukum Muhammad Nasir akan menyiapkan kontra memori kasasi," pungkasnya. 

Komentar

Loading...