Unduh Aplikasi

Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pernah Jadi Aspidsus dan Wakajati Aceh

Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pernah Jadi Aspidsus dan Wakajati Aceh
Jaksa Agung, ST Burhanuddin. (GATRA/Eva Agriana Ali/far)

BANDA ACEH - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah mengumumkan susunan menteri dalam kabinet yang akan membantunya menjalani roda pemerintahan periode 2019-2024. Para pembantu presiden itu diumumkan di Istana Negara, Rabu pagi (23/10).

Ada 38 nama yang diumumkan oleh Presiden Jokowi. Terakhir nama yang diumumkan adalah Jaksa Agung, yang dipercayakan kepada ST Burhanuddin.

ST Burhanuddin bukan orang baru di kejaksaan, ia terakhir menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara. Dan pensiun di tahun 2014.

Informasi yang berhasil dikumpulkan AJNN, ternyata ST Burhanuddin pernah tercatat dua kali bertugas di Aceh.

Pertama, Burhanudin pernah dipercaya sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh. Dimana saat itu, Kajatinya adalah Teuku Muhammad Luthfi.

Tak sampai disitu, ST Burhanuddin kemudian juga pernah menjadi Wakajati Aceh, saat itu Kajatinya adalah Nawir Anas.

Burhanuddin sudah meraih gelar doktor dari Universitas Styagama pada 2006. Burhanuddin menempuh pendidikan untuk mendapatkan gelar sarjana di Universitas Diponegoro Semarang dengan mengambil jurusan hukum pidana.

Baca: Jokowi Tunjuk ST Burhanuddin Jadi Jaksa Agung

Burhanuddin lahir di Cirebon, 17 Juli 1954, setelah selesai menempuh gelar sarjana strata satu, kemudian ia melanjutkan magister manajemen di Universitas Indonesia (UI).

Berikut jenjang karir ST Burhanuddin yang berhasil dikumpulkan AJNN dari berbagai sumber:

TB Burhanuddin mengawali karir menjadi jaksa dengan mengikuti Pendidikan Pembentukan Jaksa pada tahun 1991. Selanjutnya langsung dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bangko, Jambi.

Dari Kajari Jambi, ST Burhanuddin naik ke Kejati Jambi sebagai Asisten Pidana Umum (Aspidum).

Selanjutnya, ST Burhanuddin dipindahkan ke Aceh sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh.

Kemudian, dia kembali dipindahkan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap.

Dari Cilacap, ST Burhanuddin kemudian dipindahkan lagi menjadi Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Dari Jawa Barat, ia selanjutnya dikembalikan ke Aceh untuk menjadi orang nomor di Kejati Aceh.

Seterusnya, Burhanuddin dipromosi menjadi Direktur Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung.

Selanjutnya dipindahkan lagi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara pada 2008. 

Dan terakhir dikembalikan ke Kejaksaan Agung sebagai Inspektur V Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (JAMWas) Kejaksaan Agung.

Tahun 2010, ST Burhanuddin kembali mendapat promosi jabatan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Dan terakhir sebelum pensiun tahun 2014 menjabat jabatan sebagai JAMDatun Kejaksaan Agung.

Kini, TB Burhanuddin resmi menjabat sebagai Jaksa Agung mengantikan HM Prasetyo.

Komentar

Loading...