Unduh Aplikasi

Jaksa: Ada Indikasi Perbuatan Melawan Hukum pada Proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh  

Jaksa: Ada Indikasi Perbuatan Melawan Hukum pada Proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh  
Pengambilan sampel proyek pengendali banjir. Foto: AJNN/Sarina

ACEH UTARA – Kejaksaan Negeri Aceh Utara menyebutkan adanya indikasi perbuatan melawan hukum pada Proyek Pengendali Banjir Sungai Krueng Buloh, yang ambruk usai dibangun tiga bulan lalu.

Untuk Diketahui, proyek tersebut dimenangkan oleh PT Amar Jaya Pratama Group, dengan nilai Pagu Rp 11.329.848.200,00 serta nilai HPS Rp 11.329.350.219,23.

Baca: Tim Ahli Ambil Sampel Proyek Pengendali Banjir Sungai Krueng Buloh yang Ambruk

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi kepada AJNN mengatakan, pihaknya sudah memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), kontraktor pelaksana, dan pelaksana lapangan, serta konsultan pengawas.

“Jadi saat pemeriksaan kami lakukan, kami menanyakan bagaimana dan apa pertanggungjawaban sehingga proyek pengendali banjir bisa jebol seperti itu,” kata Pipuk, Selasa (26/1).

Menurutnya, ada perbuatan melawan hukum pada proyek tersebut. pasalnya banyak ditemukan kejanggalan, hanya saja untuk menentukan kerugian atau keuangan negara harus diuji secara ilmiah.

Baca: Tim Ahli Ambil Sampel Proyek Pengendali Banjir Sungai Krueng Buloh yang Ambruk

“Soal indikasi melawan hukum ada, namun ada unsur kerugian negara harus kita gali,” ungkap Pipuk.

Pipuk berharap, dengan daerah Kabupaten Aceh Utara yang begitu luas, dan dana pembangunan dari berbagai sumber, baik itu APBA, APBN, Otonomi khusus, serta aspirasi, seharusnya pembangunan tidak main-main karena menyangkut dengan hajat hidup orang banyak.

“Sekarang untuk kondisi kontruksi bisa sama-sama kita lihat, karena bagaimanapun itu penahan air, dan banjir apabila hujan deras, kalau bisa jebol seperti ini kan menjadi tanda tanya,” tuturnya.

“Harusnya, kalau rencana bagus, juga dikerjakan dengan bagus, diawasi dengan ketat, sehingga tidak terjadi hal seperti ini. Soal hasil labolatorium bisa saja satu hingga dua pekan ke depan, karena makin cepat makin bagus untuk ambil kesimpulan,” imbuhnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...