Unduh Aplikasi

Jadi Tuan Rumah PORA 2022, Pidie Belum Tetapkan Lokasi Lahan Pembangunan Sport City

Jadi Tuan Rumah PORA 2022, Pidie Belum Tetapkan Lokasi Lahan Pembangunan Sport City
Anggota DPR Aceh mempertanyakan kesiapan Pemerintah Pidie menyangkut persoalan lokasi lahan pembangunan Gedung Sport City di Pondopo Bupati Pidie. Foto: AJNN/Salman

PIDIE - Pemerintah Kabupaten Pidie selaku tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XIV tahun 2022 mendatang. Namun sampai saat ini lahan untuk persiapan pembangunan Gedung Sport City belum ditetapkan, padahal anggaran telah dikucurkan Rp 15 miliar.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Anwar Husen dihadapan Bupati Pidie Roni Ahmad dan Wakil Bupati Fadhlullah TM Daud dan sejumlah SKPK di Pondopo Bupati Pidie, Kamis malam (8/7) mengaku kecewa terhadap Pemkab Pidie karena belum menentukan lokasi lahan untuk pembangunan Gedung Sport City

"Jika lokasi lahan belum ditentukan jadi bagaimana untuk membangun infrastuktur, sementara even akan dilaksanakan PORA pada tahun 2022," kata Anwar Husen dalam agenda kegiatan Pansus DPRA.

Berdasarkan keterangan Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Parbud Pora) Pidie, sambung Anwar, ketersediaan anggaran untuk pembebasan lahan hanya Rp 15 miliar, semetara kebutuhan lahan untuk pembangunan Gedung Sport City seluas 5 hektare. Jadi anggaran yang tersedia hanya bisa membebaskan 2 hektare saja.

"Tahapan awal adalah penentuan lahan, jika lokasi lahan belum ditentukan hingga anggaran perubahan, maka tidak bisa lagi diusulkan anggaran selanjutnya," ujarnya.

Anwar mendesak pemerintah setempat, agar segera mempercepat proses penentuan lokasi lahan supaya dapat diusulkan anggaran tambahan. Karena tahap awal adalah lokasi lahan harus ada untuk pembangunan infrastruktur.

"Kami siap memperjuangkan anggaran untuk menyukseskan penyelenggaran PORA di Pidie, namun pemerintah setempat harus serius terutama persolaan penentuan lahan yang sampai saat ini belum ada lokasi," cetusnya.

Kepala Dinas Parbud Pora Pidie, Apriadi, berjanji dalam waktu dekat akan segera menentukan lokasi lahan untuk pembangunan Gedung Sport City dengan anggaran yang tersedia Rp 15 miliar. Meski anggaran tersebut belum mencukupi untuk memenuhi luas lahan yang dibutuhkan seluas 5 hektare.

"Kami bebaskan lahan sesuai dengan anggaran yang tersedia. Lokasi lahan untuk pembangunan Gedung Sport City kami rencanakan di kawasan Blang Paseh, Kecamatan Kota dan kawasan Lampadeu, Kecamatan Pidie," katanya.

Komentar

Loading...