Unduh Aplikasi

Jadi Tersangka Kasus Perambahan Hutan, Erwin Sah Dicopot dari Kadinkes Aceh Singkil

Jadi Tersangka Kasus Perambahan Hutan, Erwin Sah Dicopot dari Kadinkes Aceh Singkil
BKPSDM Kabupaten Aceh Singkil membacakan tentang pemberhentian Kadis Kesehatan sebagai PNS Rabu (11/11). Foto: AJNN/Khairuman

ACEH SINGKIL - Erwin Sah, akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil.

Tak hanya itu, Erwin Sah juga dinonaktifkan dari PNS sementara waktu terkait posisinya menjadi tersangka kasus perambahan hutan. Posisinya saat ini otomatis digantikan oleh Sekertaris Dinas Nruman sebagai Plt.

Hal itu disampaikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Singkil saat menanggapi tuntutan DPD Alamp Aksi ketika menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati Aceh Singkil, Rabu (11/11).

Kepala BKPSDM Aceh Singkil Ali Hasmi, kepada AJNN mengatakan status ASN dihentikan sementara waktu yakni pemotongan 50 persen gaji karena melanggar Undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014 pasal 88.

"Pasal 88 berbunyi PNS diberhentikan sementara waktu apabila ditahan menjadi tersangka akibat tindak pidana umum," jelasnya. 

Selanjutnya di dalam PP Nomor 11 tahun 2017, tentang manajemen Aparatur Sipil Negara di pasal 276 PNS diberhentikan sementara apabila huruf (c) nya karena ditahan menjadi tersangka tindak pidana. Selanjutnya lagi didalam pasal 277 PP Nomor 11 tahun 2017 tadi juga ayat ke empat (4) berbunyi PNS yang ditahan menjadi tersangka diberhentikan sementara dari PNS. 

"Hal ini diperkuat lagi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020 tentang perubahan atas tentang perubahan nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS pada pasal 280 yang berlaku sejak PNS ditahan," jelas Hasmi. 

Baca: Demo Lagi, Pemkab Singkil Didesak Nonaktifkan Kadis Kesehatan

Kemudian dipertegas lagi dengan petunjuk teknis (juknis) dari peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 3 tahun 2020 pada pasal 40 ayat satu (1) tentang petunjuk teknis pemberhentian dari PNS.

"Hal ini berlaku baik ia ditahan secara fisik, tahanan kota, ataupun penangguhan penahanan, termasuk kategori diberhentikan sementara,"jelasnya.

Dikatakan Ali Hasmi, selaku tim penegak disiplin pihaknya sudah beberapa kali mengadakan rapat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku mesti dilaksanakan.

"Kemudian kenapa harus lama, prosesnya karena perlu bukti-bukti sesuai petunjuk teknis yang ada harus dijelaskan," sebutnya.

Pemberhentian Erwin sebagai PNS sementara waktu sampai dengan batas yang ditentukan, sehingga posisinya sebagai kepala dinas secara otomatis copot dan dalam waktu dekat jabatannya diserah terimakan kepada Sekertaris Nruman sebagai Plt Kadis Kesehatan.

Sebagaimana diketahui, kasus Kepala Dinas Kesehatan Erwin yang kini menjadi tersangka adalah buntut dalam perkara dugaan perambahan hutan produksi di kawasan Desa Trans Lae Cikala, Kecamatan Suro Makmur.

|KHAIRUMAN

Komentar

Loading...