Unduh Aplikasi

Jadi Ibu Negara, Jill Biden Ingin Tetap Menjadi Pengajar

Jadi Ibu Negara, Jill Biden Ingin Tetap Menjadi Pengajar
Foto: AP/Andrew Harnik via CNN Indonesia

JAKARTA - Istri presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden, Jill, berencana untuk terus melanjutkan kariernya sebagai pengajar di universitas meski suaminya bertugas di Gedung Putih. Dia berpotensi menjadi satu-satunya ibu negara yang mengambil pekerjaan berbayar di luar Gedung Putih.
Hal itu disampaikan Jill dalam acara CBS Sunday Morning pada Agustus lalu saat menjawab pertanyaan koresponden CBS, Rita Braver.

Jill Biden sendiri merupakan seorang profesor di program studi Bahasa Inggris di Northern Virginia Community College.

"Jika kami menang di Gedung Putih, saya akan terus mengajar. Ini penting dan saya ingin orang menghargai guru dan mengetahui kontribusi mereka, serta mengangkat profesinya," kata Jill seperti dikutip dari CBS News, Sabtu (7/11).

Sejarawan Ohio University Katherine Jellison yang mempelajari tentang Ibu Negara mengatakan kepada CBS News bahwa Jill akan menjadi satu-satunya ibu negara yang memiliki pekerjaan berbayar sekaligus ibu negara pertama yang memiliki gelar doktor. Dalam 231 tahun sejarah kepresidenan AS, Jill akan menorehkan sejarah

Ketika suaminya menjadi wakil presiden Barack Obama, Jill Biden bekerja sebagai pengajar community college. Di akun Twitter pribadinya, Jill menyebut dirinya sebagai 'pengajar seumur hidup'.

Jill diketahui pernah berpidato Konvensi Nasional Partai Demokrat dari ruang kelasnya di Delaware tempat dia pernah mengajar. Selain itu, dia juga merenungkan pentingnya profesi mengajar.

"Saya mengajar banyak imigran dan pengungsi. Saya menyukai cerita mereka, saya menyukai siapa mereka sebagai manusia dan saya suka membantu mereka menuju kesuksesan," kata Jill kepada CBS Sunday Morning.

Dalam wawancara tersebut, Jill akan mengadvokasi biaya community college secara gratis, mendanai penelitian kanker dan memberi dukungan kepada keluarga militer jika menjadi ibu negara. Hal itu pernah dia lakukan saat suaminya menjadi wakil presiden mendampingi Barack Obama.

Ketika ditanya apakah orang warga Amerika akan melihat hal-hal yang tidak biasa darinya sebagai ibu negara, Jill berharap demikian.

"Masalahnya, mereka sangat serius, dan saat-saat ini sangat sulit. Kadang-kadang dibutuhkan sedikit kesembronoan, sedikit tawa untuk meringankan segalanya. Sedikit kegembiraan," ucapnya.

Komentar

Loading...