Unduh Aplikasi

Izin Usaha Karaoke di Aceh Barat Terancam Dicabut

Izin Usaha Karaoke di Aceh Barat Terancam Dicabut
Kondisi Pasca bentrok di salah satu caffe di Aceh Barat

ACEH BARAT - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wiliaytul Hisbah (Satpol PP Dan WH) Aceh Barat akan melakukan evaluasi izin usaha cafe-cafe karaoke yang ada di Aceh Barat, dan tidak tertutup kemungkinan izin usahanya dicabut.

Baca: Razia di Cafe Karaoke, FPI Bentrok dengan Pengunjung

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, Jufri, mengatakan evaluasi izin ini dilakukan setelah adanya cafe yang melanggar aturan yang telah disepakati, di mana batas beroperasinya hingga pukul 00.00 WIB, namun masih ada yang beroperasi melewati jam tersebut.

“Pasca kejadian dengan FPI di salah satu Caffe itu kita akan duduk dengan instansi terkait untuk melakukan evaluasi izin usaha, dari evaluasi itu nanti baru bisa kita tentukan apa tindakan selanjutnya,” kata Jufri, kepada AJNN, Senin (18/9).

Baca: Pemilik Cafe Karaoke: Kami Sudah Tutup saat FPI Datang

Menurut Jufri, dengan adanya cafe yang beroperasi di atas pukul 00.00 WIB, maka tidak tertutup kemungkinan izin usaha tempat hiburan seperti tempat karoeke dicabut.

Terkait kerusuhan antara FPI dan pengunjung cafe di Desa Pasar Aceh, Kota Meulaboh, pihaknya mengaku tidak tahu jika saat itu FPI merazia cafe-cafe, karena kegiatan yang dilakukan FPI itu tidak pernah mengajak atau mengandeng Satpol PP dan WH.

Menurutnya, sebelum kejadian itu terjadi pihak Pol PP dan WH memang sudah melakukan kegiatan lapangan dengan meminta tempat usaha yang ada keramaian termasuk cafe karaoke lainnya untuk segera tutup sesuai waktu yang disepakati pada pukul 00.00 WIB.

“Tapi saya tidak tahu kok tiba-tiba di belakang anggota kita orang FPI datang ke cafe itu yang ternyata belum tutup dan sampai terjadi kerusuhan,” ungkapnya.

Komentar

Loading...