Unduh Aplikasi

Izin Tak Diurus, Bank Keliling Tak Boleh Beroperasi di Pidie Jaya

Izin Tak Diurus, Bank Keliling Tak Boleh Beroperasi di Pidie Jaya
Spanduk larang banke di Gampong Meuko Kuthang, Kecamatan Bandar Dua. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Batas waktu yang diberikan oleh Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya kepada Bank Keliling (Banke) yang beroperasi di kabupaten tersebut untuk mengurus izin operasi, tidak satupun Banke mengurusnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sementara melarang Banke beraktifitas, baik meminjamkan maupun menagih pinjaman di kabupaten itu sebelum mengurus surat izin operasi.

Menindak lanjuti larangan tersebut, Satreskrim Polres Pidie Jaya memberi waktu hingga 18 Februari 2020, kepada pihak banke untuk mengurus izin operasi pada Pemerintah Pidie Jaya dalam hal ini pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat.

Saat itu, Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Dedi Miswar mengatakan jika tidak mengurus izin opersasi koperasi sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, maka banke tidak dibenarkan lagi beraktifitas, dengan kata lain, retenir yang berkedok koperasi tersebut harus angkat kaki dari Pidie Jaya.

"Kami memberikan waktu hingga Selasa depan, jika mereka (bank keliling) tidak juga mengurus izin operasi sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah Pidie Jaya, maka mereka tidak boleh lagi beroperasi di Pidie Jaya," kata Iptu Dedi, Kamis (13/2).

Kepala Disperindagkop Pidie Jaya, M Nasir yang dihubungi AJNN, Rabu (19/2) menyebutkan, hingga saat ini tidak ada satupun banke yang selama ini beroperasi di Pidie Jaya mengurus surat izin operasi.

Baca: Polisi: Jika Tak Urus Izin, Bank Keliling Harus 'Angkat Kaki' dari Pidie Jaya

Nasir menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan izin operasi kepada banke jika AD/RT nya tidak sesuai dengan aturan koperasi.

"Hingga hari ini tidak ada yang mengurus surat izin. Dan kami tidak akan memberikan izin jika bank keliling tidak mengikuti aturan koperasi. Dari itu, bank keliling tersebut tidak boleh lagi beroperasi di Pidie Jaya," jelas mantan Kepala BPBD Pidie Jaya itu dengan tegas.

Informasi yang diperoleh AJNN, meski telah dilarang beroperasi, tetapi masih ada petugas banke yang masih beroperasi di Kecamatan Bandar Baru.

Menjawab hal tersebut, Nasir menjelaskan, banke yang saat ini masih beroperasi di kecamatan paling barat Kabupaten Pidie Jaya itu adalah banke yang berkantor di Kabupaten Pidie.

Namun, ia telah meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk melarang banke dari kabupaten tetangga tersebut.

"Mereka (banke) yang berkantor atau bascamp nya di Pidie tidak boleh juga beroperasi di Pidie Jaya, kalaupun mereka ada izin, mereka hanya boleh beroperasi di Pidie, bukan di Pidie Jaya, sebab kami tidak mengeluarkan izin kepada mereka untuk beroperasi di Pidie Jaya. Masalah ini kami telah meminta bantuan kepada Reskrim untuk melarang Banke dari Pidie beroperasi di Pidie Jaya," tegasnya lagi.

Komentar

Loading...