Unduh Aplikasi

PROYEK PERLUASAN WISATA HUTAN KOTA LANGSA

Izin Penggunaan Lahan PTPN I Belum Keluar

Izin Penggunaan Lahan PTPN I Belum Keluar
Direktur Operasional PTPN I Sayid Abdurahman. Foto: Ist

BANDA ACEH - Izin penggunaan lahan dari pemegang saham untuk proyek pembangunan kolam dan sarana pendukung di kawasan wisata Hutan Kota di Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, hingga sekarang belum juga keluar. Akibatnya proyek yang akan dikerjakan itu terpaksa berhenti sampai keluarnya izin dari pemegang saham yakni Kementerian BUMN dan PTPN III.

"Belum ada kejelasan kapan keluar izinnya, masih dalam proses. Kami berharap tahun ini izin sudah keluar," kata Direktur Operasional PTPN I Sayid Abdurahman kepada AJNN, Jumat (27/10).

Ia menjelaskan apabila izin dari pemegang saham belum keluar, kontraktor tidak memiliki dasar untuk mengerjakan proyek itu. Pihaknya dari PTPN I terus berkoordinasi dengan pemegang saham.

"Seluruh syarat-syarat yang kurang sudah kami kirim agar izin bisa cepat keluar. Tidak ada proses yang terhenti, syarat-syarat agar keluarnya izin sudah dipenuhi, tinggal menunggu izin turun," jelasnya.

Baca: Proyek Perluasan Wisata Hutan Kota Langsa Terancam Gagal

Selain itu, kata Said, pemegang saham perlu melakukan telaah sebelum izin itu dikeluarkan. Menurutnya tidak hambatan pemegang saham untuk mengeluarkan izin, hanya butuh waktu untu menunggu.

"Yang penting pemko bisa bersabar dulu menunggu proses ini berjalan, itu saja, tidak ada hambatan apapun, tidak ada proses yang terhenti, semua berjalan normal," ungkapnya.

Tak hanya itu, Said menambahkan komunikasi PTPN I dengan Pemko Langsa berjalan dengan baik. Ia terus membangun komunikasi dengan Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, dan seluruh jajarannya.

"Kami juga sampaikan progres izinya sudah sampai kemana, mereka (pemko) juga memahami. Tapi semuanya kan kembali ke pusat," ujarnya.

Ketika disinggung apakah proyek itu akan selesai apabila izin keluar di bulan November, Said enggan untuk berkomentar, karena pekerjaan itu kewenangan Pemko Langsa.

"Kami hanya berusaha agar dalam bulan ini atau bulan depan izin itu turun, kami hanya diproses izinnya saja, kalau masalah pekerjaan bukan wilayah kami, artinya kalau izin tidak keluar itu yang akan menjadi kendala," katanya.

Komentar

Loading...