Unduh Aplikasi

Iwan Gayo Dalam Rangkulan Irwandi

Iwan Gayo Dalam Rangkulan Irwandi
Ilustrasi:

SYAHDAN, di penghujung perjalanan pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara, Iwan Gayo duduk bersisian dengan Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh, yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah Aceh pertama setelah konflik. Iwan Gayo adalah tokoh penting dalam upaya pemekaran itu. 

Dalam pertemuan itu, Iwan Gayo ditugaskan oleh Irwandi untuk mendorong percepatan pembangunan di Aceh. Dia juga ditugaskan untuk menyiapkan peta ekonomi Aceh yang akan menjadi pedoman bagi daerah-daerah membangun sesuai dengan keunggulan dan kekayaan alam masing-masing. 

Lantas, isu ALA padam. Entah karena Iwan merapat ke Irwandi, atau ada hal lain. Apalagi pada 2014, Pemerintah Indonesia memberlakukan moratorium daerah otonomi baru. Artinya, harapan untuk mendirikan provinsi baru di Aceh meredup.

Namun ini bukan berarti keinginan itu hilang. Isu ini kerap digulirkan di saat-saat tertentu, terutama saat sejumlah elit mencari-cari dukungan saat menghadapi pemilihan umum atau agenda politik lain. 

Setahun sebelum Pemilihan Umum 2017, seorang politikus Partai Aceh asal pantai barat ikuti menggulirkan isu ini. Dia menyatakan jika provinsi baru di Aceh terbentuk, dia siap kembali ke daerah itu. Namun sayang, setelah mendapat tekanan dari partainya, pernyataan itu ditarik kembali. Dia, dan seorang kader lain di Simeulue, juga menjalani sidang oleh partai. 

Dan kini, bertahun-tahun kemudian, isu ini menggelinding. Adalah Muhammad Amru, Bupati Gayo Lues, yang menjadi inisiator. Bahkan, saat ini, Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara memiliki seorang ketua, Raidin Pinim, Bupati Aceh Tenggara. 

Apapun motivasi para politikus ini, hendaknya semua meluruskan niat dan tidak terjebak hanya untuk kepentingan kekuasaan. Jika gerakan pemekaran ini didasarkan pada keinginan untuk mewujudkan keadilan, maka itu harus menghasilkan produk yang berkeadilan. 

Jangan sampai pemekaran ini sekadar memanas-manasi situasi, lantas redup setelah mendapatkan kompensasi. Kita harus belajar dari kejadian-kejadian sebelumnya. Semoga pergerakan Amru dan kawan-kawannya bisa mewujudkan harapan masyarakat di ALA. Bukan mengantarkan kehadiran Iwan Gayo lain. 

Komentar

Loading...