Unduh Aplikasi

Istri Gubernur dan Anggota DPRA Tinjau Tanggul Rusak Akibat Banjir di Tamiang

Istri Gubernur dan Anggota DPRA Tinjau Tanggul Rusak Akibat Banjir di Tamiang
Istri Gubernur Aceh, Dyah Erti dan Anggota DPR Aceh, Nora Idah Nita sedang mengunjungi korban banjir di salah satu posko pengungsian di Aceh Tamiang. Foto: For AJNN.

ACEH TAMIANG - Istri Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati dan Anggota DPR Aceh, Nora Idah Nita, meninjau tanggul rusak akibat banjir di Kampung Teluk Halban dan Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (24/1).

Selain tanggul rusak, Dyah Erti Idawati dan Nora Idah Nita juga mengunjungi korban banjir yang mengungsi di sejumlah posko. Pada kesempatan tersebut, istri Gubernur menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir.

Tinjauan tersebut juga diikuti oleh sejumlah Satuan Kerja Perangka Aceh (SKPA) terkait, seperti Kepala BPBA, Ilyas, Kepala Dinas Pengairan Aceh, Mawardi dan Plt. Kadis Sosial Aceh Devi Riansyah.

Adapun bantuan yang diserahkan untuk korban banjir berupa beras, telur ayam, minyak goreng dan gula pasir.

"Kunjungan ini merespon surat yang disampaikan oleh Bupati Aceh Tamiang terkait kerusakan akibat banjir," kata Dyah Erti Idawati. 

Menurut Dyah, Pemerintah Aceh telah menyiapkan beberapa program terkait normalisasi sungai.

“Kita meninjau Kecamatan yang tanggulnya rusak, kemudian hasil ini akan kita laporkan ke bapak Gubernur Aceh sebagai bahan rapat untuk mencari solusi penanggulangan banjir,” kata Dyah.

Dyah meminta kepada Bupati Aceh Tamiang agar segera mengajukan permohonan yang dimaksud dari BPBD ke BPBA dimana titik-titik kerusakan akibat banjir di Aceh Tamiang.

Apresisasi 

Anggota DPR Aceh asal Aceh Tamiang, Nora Idah Nita, mengapresiasi tinjauan tanggul rusak akibat banjir yang dilakukan oleh istri Gubernur dan instansi terkait di Kabupaten Aceh Tamiang.

Nora juga mengucapkan terima kasih kepada isteri Gubernur yang telah menyerahkan bantuan kepada korban banjir melalui pemerintah Aceh Tamiang sebanyak dua truk sembako. 

"Tadi saya selaku DPRA dan Ibu Dyah sudah mengadakan meeting dengan Bupati, DPRK Aceh Tamiang dan dinas terkait untuk mencari solusi penanganan tanggul rusak. Hasilnya untuk sementara akan dibangun secara tanggap darurat dan baksos," kata Nora.

"Ke depannya nanti akan dibangun sesuai solusi teknis pihak pengairan. Pun begitu perlu sinergisitas antara Pemda Aceh Tamiang dengan Provinsi," tambah Nora. 

Komentar

Loading...