Unduh Aplikasi

Ismet: Pelantikan Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah Ilegal

Ismet: Pelantikan Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah Ilegal
Ketua Karang Taruna Provinsi Aceh, Ismet saat berdiskusi dengan Kadis Sosial Aceh, Alhudri di dampingi ketua KNPI provinsi Aceh Wahyu Saputra. Foto: IST

BANDA  ACEH - Ketua Karang Taruna Provinsi Aceh, Ismet menilai ada aroma politik yang sangat kuat dalam proses pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut menurutnya tercium jelas dari kronologis terpilihnya Ihsan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah periode 2020-2025.

Selain itu menurut Ismet,  "Temu Karya" Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah yang dilaksanakan pada tanggal 14 September 2020 lalu tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Karang Taruna. 

“Kita berharap Bupati Bener Meriah mencabut SK Karang Taruna Bener Meriah yang akan dilantik pada hari ini, Sabtu 5 Desember 2020. Karena Temu Karya yang dilakukan oleh mereka melanggar ketentuan AD-ART Karang Taruna pasal 17 tentang pembentukan kepengurusan” ujar Ismet kepada AJNN, Sabtu (5/12/2020) di Banda Aceh.

“Disamping itu juga pasal 39 tentang Temu Karya, secara aturan mereka sudah melanggar aturan organisasi, bagi kami pengurus Karang Taruna Provinsi ini merupakan tindakan illegal dan diluar batas, dan telah mencederai semangat organisasi Karang Taruna” sambungnya.

Ismet berharap agar persoalan Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah tersebut, tidak dibawa-bawa kedalam ranah politik, karena akan merusak soliditas organisasi Karang Taruna. 

“Kami berharap kebijaksanaan Bupati Bener Meriah, Tgk H Syarkawi dalam menyikapi hal tersebut, tidak boleh ada intervensi politik dalam proses pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah, apalagi hal tersebut dipaksakan dengan cara-cara yang melanggar AD-ART organisasi Karang Taruna.” Tutupnya.

Komentar

Loading...