Unduh Aplikasi

Ishak Yusuf Ditunjuk sebagai Ketua SBSI Aceh

Ishak Yusuf Ditunjuk sebagai Ketua SBSI Aceh
Ishak Yusuf

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) secara resmi menunjuk Ishak Yusuf sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) SBSI Provinsi Aceh.

Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP SBSI No 2001.A/SK/DPP SBSI/XII/2016 yang dikeluarkan pada 15 Desember 2016, di bawah pimpinan Ketua Ishak Yusuf dan Sekretaris Syarifah Nurjannah periode 2016-2028. Sehingga SK ini sekaligus untuk mencabut mandat No.2001/K01/SK/DPP/SBSI/IV/2014 dan dianggap tidak berlaku lagi.

Ishak Yusuf mengatakan dirinya dipercayakan sebagai Korwil SBSI Aceh oleh DPP bertujuan untuk mengaktifkan kembali kepengurusan SBSI di seluruh Aceh untuk memperjuangkan hak-hak buruh di Aceh.

"Saya berharap bersama kepengurusan agar senantiasa dapat menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana dalam ketentuan yang ada di SBSI dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menjalankan roda organisasi, juga mampu menyelesaikan permasalahan yang akan timbul nantinya," kata Ishak Yusuf, Rabu (21/12).

Ia menambahkan, penunjukan dirinya sebagai metua merupakan beban berat, namun demikian ke depan dirinya bersama kepengurusan akan bekerja keras untuk memajukan SBSI serta menjalankan amanah dari DPP.

"Langkah awal yang akan kami lakukan bersama pengurus lainnya, kami akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Aceh terkait perburuhan dan memastikan seluruh buruh di Aceh mendapat hak-haknya sebagaimana diatur dalam Undan-undang perburuhan," jelasnya.

Pria yang akrab dipanggil Ayah Ishak tersebut merupakan putra kelahiran Pidie juga merupakan bekas Ketua Partai Buruh Aceh pada tahun 2004 juga pernah Ketua DPW PKBIB Aceh di bawah Yenni Wahid, beliau juga bekas staf ahli ketua DPR Aceh periode 2009.

Seperti diketahui Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dibentuk ketika pemerintahan Orde Baru masih berkuasa di Indonesia pada 25 April 1992, dalam sebuah pertemuan buruh nasional di Cipayung Jawa Barat dengan tujuan mewujudkan masyarakat buruh yang sejahtera dalam negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM, keadilan sosial dan demokrasi dan berfungsi mewujudkan masyarakat buruh yang sejahtera, terdidik, terorganisasi memiliki solidaritas sesama buruh.

Tokoh-tokoh yang ikut memprakarasi pembentukan organisasi ini antara lain adalah Dr. Muchtar Pakpahan, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rachmawati Soekarnoputri, Sabam Sirait, dan dr. Sukowaluyo Mintohardjo. Muchtar Pakpahan kemudian terpilih sebagai Ketua Umum SBSI yang pertama.

Komentar

Loading...