Unduh Aplikasi

Irwandi Yusuf Tulis Surat untuk Masyarakat Aceh

Irwandi Yusuf Tulis Surat untuk Masyarakat Aceh
Irwandi Yusuf bersama Darwati A Gani. Foto: Ist

BANDA ACEH - Gubernur Aceh non aktif, Irwandi Yusuf sedang menunggu detik-detik turunya putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kasus dugaan suap proyek yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus).

Sebelumnya, majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis kepada Irwandi Yusuf selama 7 tahun tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

KPK tidak terima dengan keputusan itu dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Kemudian vonis Irwandi Yusuf bertambah menjadi 8 tahun penjara, dan mencabut hak politik selama 5 tahun.

Mendapat keputusan tersebut, kemudian Irwandi Yusuf mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Kini kasasi Irwndi Yusuf akan segera turun.

Baca: Kegundahan Darwati Menunggu Putusan Mahkamah Agung terhadap Irwandi

Isu yang beredar di kalangan masyarakat dan pendukunganya kalau Irwandi Yusuf akan segera bebas.

Menjawab isu tersebut, Irwandi Yusuf melalui bilik penjara menuliskan surat kepada masyarakat Aceh. Dalam surat itu, Irwandi Yusuf meminta doa dari masyarakat Aceh.

AJNN mendapatkan surat itu dari istrinya, Darwati A Gani. Surat itu dituliskan pada tanggal 6 Februari 2020.

Surat Irwandi Yusuf. Foto: For AJNN

Irwandi dalam suratnya mengatakan seluruh keputusan bebas atau tidaknya dia hanya ada pada hakim tertinggi Allah SWT.

Selain itu, ia juga menyindir orang-orang zalim yang ada di dunia ini. Menurutnya orang-orang zalim di dunia ini tidak akan ada kezalimannya kecuali dengan izinnya.

Terakhir ia memohon doa dari masyarakat Aceh semunya agar tetaplah berdoa kepada Allah SWT agar diberikan yang terbaik dan bisa bertemu kembali.

Berikut isi lengkap surat Irwandi Yusuf

Rakyat Aceh yang mulia
Allhamdulillah, terimakasi atas doa dari segenap rakyat Aceh yang mendoakan agar saya bebas dan dapat kembali segera ke Aceh. Doa kami se-keluarga juga demikian. Namun hasil akhirnya kita serahkan pada putusan Hakim Tetringgi, Allah SWT. Orang-orang zalim di dunia ini tidak akan terjadi kezalimannya kecuali dengan izinnya. Saya mohon kepada rakyat Aceh semunya agar tetaplah berdoa kepada Allah SWT agar kita diberikan yang terbaik dan kita segera dapat bertemu kembali. Amin

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...