Unduh Aplikasi

Irwandi Ingatkan Tiyong Kembalikan Dana Partai

Irwandi Ingatkan Tiyong Kembalikan Dana Partai
Dokumen AJNN.

BANDA ACEH - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf meminta agar Samsul Bahri alias Tiyong mengembalikan dana kontribusi 30 persen gaji anggota Fraksi PNA di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang telah masuk ke rekening Tiong untuk dikembalikan ke rekening resmi DPP PNA. 

Hal itu disampaikan Irwandi Yusuf dalam surat resmi kepada Tiyong dengan nomor surat: 544/DPP- PNA/III/2021 tanggal 5 Maret 2021.

Menurut Irwandi, saat ini DPP PNA sudah membuka rekening resmi di Bank Syariah atas nama DPP PNA. Dana yang masuk kedalam rekening tersebut rencananya akan digunakan untuk kepentingan konsolidasi partai.

Dalam surat yang juga ditandatangani oleh Sekjend Miswar Fuady tersebut juga disampaikan bahwa DPP PNA memberikan tenggat waktu sampai dengan tanggal 19 Maret 2021. Jika dalam sampai dengan batas waktu tersebut Tiyong tidak mengembalikan dana kontribusi partai, maka DPP PNA akan memberikan surat peringatan kedua (SP 2).

Sebelumnya, DPP PNA sudah memberikan memberikan Surat Peringatan Pertama (SP 1) kepada lima anggota DPRA dari Fraksi PNA. 

Baca: Irwandi Yusuf Layangkan Surat Peringatan untuk 5 Anggota Fraksi PNA DPRA

Dari dokumen yang diperoleh AJNN, Kamis (11/3/2021), SP 1 tersebut ditujukan kepada Safrijal (Ketua Fraksi PNA), Mukhtar Daud (Wakil Ketua), Tgk Haidar (Sekertaris Fraksi), Samsul Bahri alias Tiyong (anggota) dan Muhammad Rizal Falevi Kirani (anggota). Sedangkan Darwati A Gani yang merupakan Bendahara Fraksi tidak mendapatkan surat peringatan.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PNA, Irwandi Yusuf dan Sekjend, Miswar Fuady tersebut disebutkan bahwa alasan pemberian SP 1 untuk kepada lima tersebut, karena mereka dianggap telah menolak memberikan kontribusi selaku anggota Fraksi PNA DPR Aceh ke rekening resmi DPP PNA, dengan menandatangani surat kesepakatan bersama anggota DPR Aceh Fraksi PNA pada tanggal 30 Desember 2020 lalu.

Selain itu, mereka juga dikatakan telah menolak hadir berkunjung ke Ketua Umum DPP PNA yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas 1 Suka Miskin, Bandung, Jawa Barat.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...